JAKARTA (DP) – PT Honda Prospect Motor (HPM) memulai rangkaian penyerahan unit-unit pemesanan All New Brio kepada konsumen, sejak model ini memulai debut dunianya pada ajang GIIAS 2018, Agustus lalu.
Sebanyak 200 unit diserahkan langsung kepada konsumennya yang berdomisili di Jabodetabek, di salah satu pusat perbelanjaan ternama di Jakarta Selatan, Sabtu (13/10) kemarin.
Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM, menyebutkan butuh waktu dua bulan bagi mobil ini untuk memulai produksi di pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat.
“All New Brio sudah mulai diproduksi sejak awal Oktober lalu. Kapasitas produksinya mencapai empat ribu unit per bulannya. Komposisinya, 30% untuk tipe RS dan sisanya kami alokasikan untuk Brio Satya yang masuk dalam program mobil murah,” tuturnya.
Sebagai informasi, All New Brio merupakan pengembangan dari konsep Small RS Concept yang diperkenalkan pada IIMS 2018 April silam. Secara dimensi, Brio generasi kedua ini sedikit lebih besar dibanding model sebelumnya.
Kondisi itu juga sama dengan mobil Small RS Concept yang dibuat lebih besar dari Brio, tetapi tetap kompak serta nyaman digunakan. Fokus rancangan Brio terbaru juga mengacu pada tiga kesenangan bagi konsumen.
“Mulai saat membeli, memiliki dan kesenangan ketika saat konsumen ingin menjualnya kembali. Kami juga memberikan dan meningkatkan packaging Brio, untuk satu kelas lebih tinggi dari generasi sebelumnya,” pungkas Jonfis.
Generasi kedua Brio ini merupakan model yang diklaim telah melewati serangkaian survei pada konsumen di beberapa kota besar di Indonesia.
All New Brio hadir dengan desain eksterior dan interior yang berbeda dari generasi sebelumnya. Jantung penggerak masih mengandalkan mesin bensin berkapasitas 1.200 cc, dengan pilihan transmisi manual lima percepatan dan otomatis CVT. [dp/MTH]





