Julian ‘Jeje’ Johan Boyong Gelar ‘King of Virtual Modification’

Julian 'Jeje' Johan berhasil meraih gelar 'King of Brio Virtual Modification'.

JAKARTA (DP) – Kontes modifikasi secara ‘maya’ (virtual) khusus buat Honda Brio bertajuk ‘Honda Brio Virtual Modification’, memunculkan nama Julian Johan sebagai pemenangnya. Tema reli yang ditonjolkannya mampu membius para juri dan berhasil menyisihkan tidak kurang dari 562 karya peserta lain.

Pria akrab yang disapa Jeje ini menuturkan bahwa konsep World Rally Championship (WRC) sengaja ia susupkan pada desain keseluruhan mobil mungil milik PT Honda Prospect Motor (HPM) tersebut.

Secara visual juri menilai sisi proporsionalitas dari desain yang ditonjolkan Jeje sangat baik, sesuai tema yang diangkat. Tampilan secara keseluruhan pun dibuat dengan serius sehingga menghasilkan karya yang maksimal.

“Konsep desainnya mobil-mobil di ajang WRC. Jadi benar-benar diaplikasikan dan ceritanya mobil Brio jadi salah satu peserta di kelas WRC,” sebut Jeje, saat dihubungi Dapurpacu, Sabtu (13/10) lalu.

ke 10 finalis ‘Honda Brio Virtual Modification’ dengan hasil karyanya.

“Di ajang itu (WRC), pabrikan Honda belum pernah ada, jadi saya coba berimajinasi sekaligus eksplorasi baru buat Honda jika ingin menggarap ajang itu,” tambahnya.

Baca juga:  Perkuat Area Sumatera, Honda Tambah Dealer Baru di Jambi

Dari sisi pengerjaan desain, Jeje terbilang begitu detail mulai dari pengaplikasian rollcage, wide body, serta aksen lainnya pada sektor eksteriornya.

Pria yang saat ini terus menggeluti balap reli ini mengakui keseluruhan konsepnya mengacu pada bidang itu. Modernisasi reli diaplikasikan pada desainnya, dimana tidak melulu pada rally look belaka.

“Kebanyakan desain mengacu pada rally look, dan konsepnya pun belum benar-benar matang. Misalnya ada desain yang memasangkan lampu sorot model klasik di bemper depan, sementara mobil yang dipakai keluaran 2018, dari situ aja sudah salah aplikasi,” lanjut Jeje.

“Lampu-lampu sorot yang biasa digunakan model Hella gitu, akan cocok bila dipasangkan pada mobil-mobil retro semacam Corolla DX atau Datsun. Cocok kan, model lawas ketemu dengan mobil lawas, jadi seperti mobil reli retro. Sementara untuk reli sekarang tidak pakai lampu seperti itu,” tambah Jeje.

Baca juga:  Naik Tipis, Honda Brio Masih Rajai Segmen City Car

“Makasih untuk pihak Honda yang sudah memberikan apresiasi setinggi-tingginya buat hasil karya virtual saya, dan seluruh finalis yang ikut dalam kontes ini,” tutup Jeje.

Selain gelar ‘King of Brio Virtual Modification’, turut pula dipertaruhkan penghargaan lainnya yaitu juara di kategori favorit yang dipilih berdasarkan voting like terbanyak yang dilakukan di akun Instagram @hondaisme.

Pada kategori ini, Nico Ramandhika berhasil mengungguli 10 finalis lain termasuk Jeje dengan perolehan voting yang tidak terpaut jauh, yaitu 4.183 likes, sepanjang 11 hari proses pengundian (1-10 Oktober).

Jeje berhasil memboyong uang tunai sebesar Rp 15 juta, sedangkan Nico yang mengantongi Social Media Winner membawa pulang hadiah Rp 5 juta. Untuk seluruh finalis lain mendapatkan masing-masing Rp 2 juta.

Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM mengatakan bahwa kontes ini menjadi yang pertama dilaksanakan untuk All New Brio. Pihaknya mengakui kontes ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, tidak hanya dari jumlah namun juga dari kualitas desain yang dikirimkan para peserta.

Baca juga:  Inilah Dealer Honda Pertama di Pulau Belitung

“Kami berharap ajang ini dapat menjadi wadah kreativitas para virtual modificator di Indonesia, sekaligus menunjukkan sisi stylish dan sporty dari All New Honda Brio,” pungkas Jonfis. [dp/MTH]