Gelar Juara Asia ARRC 2018 AP250 Diboyong ke Tanah Air

Rheza Danica Ahrens (Kiri) dan Awhin Sanjaya (Tengah) berhasil mendominasi podium ARRC kelas AP250 di balapan kedua yang digelar di Sentul International Circuit, Minggu (14/10)

SENTUL (DP) – Meski masih menyisakan satu seri pamungkas, namun Rheza Danica Ahrens mampu ‘mengunci’ rapat gelar juara Asi Road Racing Championship (ARRC) musim 2018. Hasil ini diraihnya usai menuntaskan putaran ke 5 dengan podium ganda di kelas Asia Production 250 (AP250).

Seri yang digelar akhir pekan ini (13-14/10) di Sentul International Circuit, Bogor, semakin sempurna berkat podium yang dipersembahkan Andi Farid Izdihar pada kelas Supersport 600 cc (SS600).

Di balapan pertama kelas AP250, drama saling menyalip terjadi sejak awal bendera start dikibarkan. Namun, dua pebalap Astra Honda Racing Team mampu berbicara banyak di sini.

Laju Rheza dan Awhin Sanjaya seolah tak terbendung meninggalkan barisan belakang dan saling mengejar untuk mengisi posisi pertama. Rheza akhirnya muncul sebagai juara pertama disusul dengan Awhin di posisi kedua.

Sayangnya, Mario SA tidak dapat menyelesaikan balapan dikarenakan terjatuh akibat dari bersinggungan dengan motor Andy Muhammad Fadly, yang sempat memimpin balapan di awal-awal lap.

Rheza Danica mampu mengunci gelar juara Asia ARRC 2018 di kelas AP250.

Sementara di kelas SS600, Andi yang mendapat pole position memanfaatkan keadaan dengan melesat ke depan bersama pebalap pesaingnya meninggalkan grup di belakang.

Baca juga:  Optimisme Doni Tata Berebut Tahta di Kandang Juara Bertahan

Aksi saling menyalip yang menegangkan mengiringi Andi sepanjang balapan. Terutama dari seteru utamanya Ahmad Yudhistira dari Manual Tech KYT Kawasaki Racing, yang memberikan perlawanan berat.

Keunggulannya untuk memaksimalkan Honda CBR600 juga menjadi kunci utama, sehingga dia mampu menguasai beberapa sektor untuk mengungguli Yudhistira.

Menjelang tikungan akhir, Andi berhasil merebut posisi terdepan dan menang dengan jeda waktu yang sangat tipis dengan Yudhistira. Sementara Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi 7 dan sempat merosot ke posisi 10 dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-4.

Balapan kedua

Meneruskan kesuksesan gemilang di balapan pertama, Aksi Rheza dan Awhin tak kalah piawai pada race kedua yang dihelat hari ini, Minggu (14/10). Rheza mengalami start kurang baik sehingga pebalap asal Yogyakarta ini harus rela disalip pebalap di belakangnya.

Sebaliknya Awhin melakoni start yang mulus sehingga dapat melaju di depan. Perlahan namun pasti, Rheza dapat menguasai kembali jalannya balap dan bergabung dengan dua rekan setimnya di barisan terdepan.

Kembali, Mario harus ‘gugur’ di tengah jalan usai dirinya jatuh pada lap 8 sehingga meninggalkan dua rekannya bertarung memperebutkan podium pertama. Drama saling menyalip kembali terjadi di lap terakhir.

Baca juga:  Pebalap Lokal Adu Nyali di Kelas Aerox Fun Race YCR 2019 Seri Sintang

Rheza berhasil mengambil celah dari Awhin menjelang tikungan terakhir. Menjelang garis finish, Awhin berhasil merebut posisi pertama di trek lurus dan menyentuh garis finish di depan Rheza.

Usai balapan, Rheza mengaku bersyukur bisa memboyong pulang gelar juara Asia AP250. Bentuk terima kasih juga disampaikan kepada orang tua dan para pendukung serta tim yang telah memberikan settingan motor terbaik.

Andi Gilang (Tengah) berhasil menyabet double podium tertinggi ARRC kelas Supersport600 (SS600).

“Mereka semua memberi tambahan support moral untuk saya. Alhamdulillah bisa memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” ujar Rheza.

Pada balap musim ini, Rheza telah meraih 8 kemenangan dari 10 balapan yang sudah berjalan dengan catatan poin pada klasemen sementara menjadi 193, berkat tambahan 20 poin di race kedua.

Jumlah poin tersebut terpaut 67 poin dari Anupab Sarmoon (Yamaha Thailand Racing Team). Dengan selisih yang cukup lebar ini, sudah dapat dipastikan pebalap yang punya julukan The Silent Boy itu telah meraih gelar juara Asia ARRC 2018 untuk kelas AP250.

Prestasi podium puncak pada race pertama kembali terulang di balapan kedua. Pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kembali dapat memuncaki podium. Berbeda dengan balapan pertama, jeda yang diberikan Andi dengan pebalap di belakangnya cukup besar.

Baca juga:  Animo Peserta dan Penonton TGA 2019 Melonjak Drastis

Memulai balapan dengan mulus, Andi mendapatkan kesulitan untuk memimpin balapan sehingga memutuskan untuk mengikuti pebalap di depannya dan membuat jarak dengan pebalap di belakang.

Di pertengahan balap, keduanya saling salip hingga akhirnya Andi berhasil memimpin di posisi terdepan pada lap ke-10 hingga menyentuh garis finish. Sementara rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah merampungkan balapan di posisi ke-5.

Andi mengatakan bahwa balapan kali ini menjadi sangat penting baginya, dimana untuk podium pertama yang baru dicapai pertama kali ini bisa didapatnya di balapan pertama dan kedua.

“Di balapan kedua kali ini saya menunggu di awal balapan untuk merebut celah dari pebalap di depan. Celah ini akhirnya saya dapatkan di lap 10, dimana saya memaksakan motor untuk melaju ke depan dan terus mempertahankannya hingga akhir balap,” pungkas Andi.

Balapan ARRC 2018 menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1-2 Desember 2018. [dp/MTH]