Dovizioso: Target Saya Adalah Menang, Bukan Selebrasi Gelar Juara


JEPANG (DP) – Usai meraih pole position keduanya di tahun ini yang digapai di MotoGP Jepang, Andrea Dovizioso tidak ragu-ragu menatap kemenangan yang telah ada di depan mata.

Untuk itu, Dovi bakal memusatkan perhatiannya guna meraih kemenangan keempatnya pada musim ini di Sirkuit Motegi. Sampai memasuki seri ke-16 ini, pebalap asal Italia tersebut terbilang telah didaulat menjadi ‘pengatur’ kecepatan sejak sesi latihan bebas pertama.

Dengan menempatkannya di posisi terdepan, membuat langkahnya menuju podium utama menjadi santai. Sebaliknya, calon peraih titel juara MotoGP musim 2018, Marc Marquez diyakini bakal tampil ‘ngotot’ untuk memperlebar jarak poin dengan Dovi.

Pebalap berusia 32 tahun ini mengaku senang pada tim yang telah men-setup tunggangannya Ducati GP18 sepanjang sesi kualifikasi. Perolehan waktu 1 menit 45 detik pada FP3 sudah cukup baik, lalu terukir lagi menjadi 1 menit 44,590 detik.

Baca juga:  Ini Bukti Toyota Buatan Indonesia Nyaris Indonesia Banget

“Tim benar-benar sempurna sejak dari latihan pertama, lalu kami sedikit memperbaiki GP18 sehingga mampu membuat waktu lap yang sempurna di babak kualifikasi,” ujar Dovi.

“Tapi Marc punya kecepatan yang luar biasa. Saya tidak menggunakan ban baru di sore hari tapi langkahnya sangat kuat. Jadi saya pikir sesi kualifikasi ini mirip dengan saat balapan,” tambahnya.

Langkah persiapan pun dilakukan Dovi, mulai dari harapannya soal kondisi cuaca sampai pemilihan ban yang sesuai. Dia pun meyakini semua pebalap bakal menggunakan ban jenis medium dan soft.

Pertaruhan besar memang ada di depan mata Dovi, dimana rentang poin yang terpaut jauh dengan Marc. Namun, lagi-lagi, kemenangan di Motegi menjadi bidikannya.

“Saya tidak memikirkan selebrasi karena gelar juara tak lagi fokus utamanya. Kami hanya ingin menang, dengan meningkatkan performa GP18 dan tampil maksimum saat balapan,” ucapnya lagi.

Baca juga:  Scania NTG, Persaingan Truk 'Kelas' Berat Makin Ramai

Terkait strategi, Dovi mengaku masih harus mempelajari jenis ban apa yang akan dipasangkan. Sebab, ini menjadi faktor paling penting dan terbesar dari sebuah balapan. [dp/MTH]