Suzuki New Ertiga dan NEX II ‘Berlayar’ dari Indonesia ke Pasar Dunia


CIKARANG (DP) – PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia, boleh berbangga karena beberapa produk buatan pabrik di Cikarang dan Tambun, Bekasi, kini sudah melanglang buana.

SIM terus berkomitmen untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun pasar global. Peresmian ekspor ini, dihadiri Menteri Perindustrain Airlangga Hartanto

“Hari ini sangat bersejarah bagi kami, karena ekspor produk terbaru kami, yaitu All New Ertiga dan NEX II, mulai dilakukan. Dua produk ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun dan telah menjadi produk global,” kata President Director PT SIM, Seiji Itayama, pada acara ekspor perdana All New Ertiga dan Nex II di Cikarang, Senin (22/10).

Peresmian ekspor ini, menurut Seiji, merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan memajukan perekonomian dalam negeri.

Baca juga:  Suzuki New Carry Pick Up Debut Dunia di IIMS 2019

“Ekspor ini merupakan dukungan terhadap PT SIM roadmap Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor,” papar dia.

Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk lndonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil dan motor di dunia setelah Jepang dan India.

Selain itu, diberlakukan juga Suzuki Quality Policy yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki sebagai brand yang dipercaya baik nasional maupun global.

Sejarah ekspor Suzuki dimulai 1993 lewat Carry Futura, Carry Real Van, dan Katana yang menjadi produk ekspor pertama Suzuki lndonesia. Kegiatan ekspor kemudian dilanjutkan dengan produk lainnya, seperti Baleno (1998), Karimun (1998), APV (2004), Carry 1.0 (2008), Grand Vitara (2008), Swift (2008), SX4 (2010), Ertiga (2013), dan Karimun Wagon R (2015).

Baca juga:  Mitsubishi Hadirkan Xpander di Kidzania

Selama 25 tahun menjadi eksportir mobil, Suzuki telah mengapalkan 478.351 unit CBU dan CKD ke berbagai negara.

Khusus untuk Ertiga, PT SIM mulai melakukan ekspor pada tahun 2013. Hingga 2018, sebanyak 42.158 unit Ertiga telah berhasil dikapalkan ke 28 negara. Tren positif ini terus berlanjut dengan dimulainya ekspor All New Ertiga.

Acara peresmian hari ini mengawali ekspor 12.000 unit All New Ertiga ke Meksiko, Filipina, dan 20 negara lainnya yang tersebar di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Oseania.

Tidak hanya mobil, Suzuki juga melakukan ekspor sepeda motor. Dimulai pada 2012, Suzuki pertama kali mengekspor Satria FU150, Smash Fl, Nex, dan Let’s dalam bentuk CBU. Kemudian pada 2014 Suzuki mengekspor sepeda motor CBU Address dan 2016 mengekspor CBU GSX Series. [dp/TGH]