Siap-Siap, Tilang Elektronik Mulai Berlaku 1 November 2018

Sumber foto : detik.com

JAKARTA (DP) – Setelah uji coba selama satu bulan penuh, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya segera melakukan sistem tilang elektronik atau e-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang  akan mulai berlaku Kamis, 1 November 2018 mendatang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, mengatakan penerapan dan penindakan terhadap pelanggaran akan segera dilakukan. “Iya, 1 November penindakan diberlakukan, tergantung pelanggaran,” seperti dilansir dari berbagai media online, Selasa (30/10).

E-TLE menggunakan teknologi berupa kamera Automatic Number Plate Recognition (ANPR) yang dapat mendeteksi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor secara otomatis, merekam, dan menyimpan bukti pelanggaran.

Uji coba sistem tilang elektronik sudah dilakukan selama bulan Oktober dengan empat CCTV yang terpasang di Bundaran Patung Kuda dan Sarinah. Yusuf menambahkan pihaknya terus memaksimalkan sosialisasi dengan memberikan brosur e-TLE kepada pengendara di sekitar persimpangan jalan Jendral Sudirman dan MH. Thamrin.

Polda Metro Jaya juga melakukan sosialisasi melalui media sosial, serta sosilisasi dilakukan terhadap para driver ojol dengan mendatangi komunitas ojol. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi resiko pelanggaran, ketika e-TLE dilakukan.

Baca juga:  Rekayasa Pengalihan Lalin Sekitar Gedung MK Dimulai Hari ini

Dalam sosialisasinya pihak Polda Metro Jaya menjelaskan mekanisme teknis mulai dari penindakan pelanggaran dengan pemberian surat konfirmasi dan klarifikasi, serta dilanjutkan dengan berkas tilang kepolisian.

Lalu pelanggar bisa membayar tilang melalui transfer bank, dengan tenggat waktu 7 hari sejak pemberian berkas tilang. Apabila selama 7 hari tidak di bayarkan denda tilangnya. Maka berkas STNK kendaraan akan diblokir. [Dp/GTM]

 

 

.