Alinka Tuntaskan Final Race Toyota Gazoo 2018 Dengan Muka Tertunduk

Alinka Hardianti menempati urutan ke 28 dari 40 pebalap di ajang final race Toyota Gazoo Racing 2018.

JEPANG (DP) — Peta persaingan di final race kelas The Netz Cup Vitz Race dalam ajang Toyota Gazoo Racing 2018, Minggu (25/11) lalu, masih terlalu kuat bagi seorang Alinka Hardianti.

Torehan waktu terbaik 2 menit 18,029 detik saat kualifikasi, tetap tidak membuahkan hasil positif untuk pebalap andalan Toyota Team Indonesia (TTI) ini saat balapan di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang.

Saat final race, Alinka hanya mampu bertengger di urutan ke 28 dari 40 pebalap yang berlaga, dengan catatan waktu 2 menit 17,331 detik. Meski begitu, kiprah sang The Queen of Drifting Indonesia ini patut diperhitungkan oleh para pesaingnya.

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, mengaku bangga dengan hasil yang dicapai oleh Alinka pada seri pamungkas gelaran Toyota Gazoo Racing 2018 tersebut.

“Diharapkan torehan prestasi ini bisa dipertahankan dan semakin ditingkatkan agar bisa memotivasi para pebalap muda lainnya untuk mengharumkan nama Indonesia melalui ajang motorsport internasional,” kata Soerjo, dalam siaran resminya, Minggu (26/11).

Baca juga:  Kampanye ToRH, Dibalut Gregetnya Jualan Mitsubishi Xpander
Alinka Hardianti bersama dengan tunggangannya Toyota Vitz atau juga dikenal di Indonesia dengan Toyota Yaris.

Bagi Alinka, TTI dan Toyota Racing Development (TRD) Indonesia, ajang ini menjadi penampilan kelimanya dan jadi agenda penting sejak keikutsertaannya pertama kali pada 2016, di Sirkuit Fuji International Speedway, Jepang.

Dapat dikatakan Toshio Obara, Presiden TRD Indonesia, menjadi sosok yang berperan besar untuk membawa tim asuhan Memet Djumhana ke Negeri Matahari Terbit itu untuk mengikuti balapan.

Ambisinya, memboyong para pebalap TTI agar lebih kompetitif dan disegani pebalap lain meskipun hanya bermodalkan mobil standar. Dia pun berharap agar Alinka, yang jadi pebalap andalan TTI bisa belajar banyak di ajang tersebut.

“Seperti pebalap lainnya, pertama kali datang ke Jepang, mereka juga harus belajar. Sehingga, ia bisa membawa pelajaran yang ada di Jepang saat berlaga di Indonesia,” ujar Obara, seperti dilansir Sportku.

Seiring berjalannya waktu, Alinka terus memperlihatkan progres performa balapan yang positif dari kacamata Obara. Meski di seri pamungkas ini Alinka kurang beruntung saat kualifikasi, Obara tetap memberikan motivasinya untuk Alinka.

Baca juga:  333 Keluarga Suzuki Ertiga Bersiap Nobar di GBK Senayan
Alinka Hardianti berhasil mencapai garis finish dengan best time 2’17.331.

“Dia merupakan pebalap yang baik. Saat balapan, ia berhasil menuntaskannya di posisi 28, itu sangat baik untuk saya,” lanjut Obara.

Perjuangan Alinka sudah berjalan cukup baik. Terbukti meskipun balapan didominasi oleh pebalap yang sudah terbiasa dengan Sirkuit Fuji International Speedway, Alinka mampu merangsek secara perlahan dan memperbaiki posisinya di akhir balapan.

“Dengan persiapan yang tidak panjang Alinka mampu memberikan hasil yang positif. Hal ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi lebih baik dan semakin banyak memberikan prestasi di kancah nasional dan internasional,” tutup Memet Djumhana. [dp/MTH]