Mesin Diesel Digusur, Honda Bakal Gantikan Mesin Full Listrik

Honda berencana menggusur seluruh model bermesin diesel yang dipasarkan di Eropa pada 2021.

INGGRIS (DP) – Skandal dieselgate beberapa waktu lalu, memang memunculkan berbagai animo atau bahkan keputusan dari pabrikan untuk segera ‘menggusur’ model-model mereka kedepannya. Daratan Eropa menjadi kawasan yang terbilang tidak lagi melirik model kendaraan seperti itu.

Honda menjadi salah satu pabrikan yang berencana memangkas habis produk-produk dieselnya di Eropa. Seperti dilansir laman Carscoop, sambil rencana itu mulai dijalankan, Honda juga bakal memusatkan perhatiannya pada pengembangan mobil listrik dan hybrid.

Dave Hodgetts, managing director untuk Honda di Inggris, mengakui bahwa di 2021 mendatang pihaknya bakal membuang seluruh model diesel yang dipasarkan di daratan Eropa. Dan sebagai gantinya adalah kendaraan bermesin listrik.

Bahkan, dia sudah menargetkan dua pertiga dari model-model yang dijual kelak dikontribusikan dari model tersebut pada 2025. Dave mengklaim bahwa saat ini Honda menjadi pabrikan mobil terbesar di Eropa.

Honda CR-V bermesin hybrid.

“Tiap model nantinya tidak lagi kami bekali dengan mesin diesel,” tambah Dave.

Baca juga:  IMOS 2018, Booth Honda Absen Produk Baru

Sebagai informasi, CR-V menjadi model baru perdana Honda yang diluncurkan tanpa mesin diesel. Sejak Maret lalu, crossover ini hanya ditawarkan dalam dua tipe mesin, bensin-listrik dan hybrid berkapasitas 1,5-liter turbocharged.

Honda pun berharap varian (CR-V Hybrid) ini mampu berkontribusi setidaknya setengah dari 60.000 unit per tahun penjualan Honda di kawasan Eropa. Saat ini, Honda masih memasarkan model bermesin diesel, seperti Civic hatchback atau HR-V.

Sementara itu, Honda telah mengangendakan pengganti HR-V dan Jazz pada tahun 2020 mendatang dengan mesin hibrida i-MMD (Intelligent Multi-Mode Drive).

Sebagai informasi, Honda bakal merilis mobil full listrik pertamanya tahun depan, berbasiskan pada mobil konsep Urban EV yang telah mendebut di pameran Geneva Auto Show 2017 lalu. [dp/MTH]