Sinergi Tiga BUMN ini Jamin Ketersediaan SPBU di Tiap Rest Area

Pertamina, Hutama Karya dan Waskita berkomitmen menyediakan sarana SPBU di setiap rest area.

JAKARTA (DP) – PT Pertamina (Persero) bersinergi dengan PT Hutama Karya (Persero), dan PT Waskita Karya (Persero), Tbk dalam rangka membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Jalan Tol.

Rest area yang dilengkapi dengan SPBU, nantinya akan dibangun dengan konsep yang nyaman dan menarik bagi pengguna jalan tol. Rest area nantinya tidak hanya untuk mengisi BBM dan istirahat, pada saatnya nanti bisa menjadi salah satu titik poin untuk pertemuan-pertemuan bisnis.

“Kehadiran Rest Area dan SPBU saling melengkapi. Tak lengkap jika rest area tanpa SPBU. Dengan kelengkapan ini bisa menjadi titik-titik pertumbuhan ekonomi baru. Konektivitas harus dibangun lengkap, baik infrastruktur maupun energi,” imbuh Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid.

Dengan adanya SPBU di rest area, menurut Mas’ud, akan memudahkan pelanggan untuk menemukan produk-produk BBM berkualitas dan ramah lingkungan seperti Pertamax Series dan Dex Series.

Baca juga:  Pertamina dan Mastercard Dorong Masyarakat Gunakan Transaksi Cashless

Kedua produk unggulan ini, terbukti paling banyak diminati konsumen pengguna jalan tol, terlebih pada saat arus mudik pada perayaan Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru serta liburan sekolah.

Disisi lain, Menteri BUMN Rini Soemarno menuturkan bahwa sinergi ini sebagai bentuk peran aktif BUMN dalam menjamin pelayanan BBM di sepanjang jalan tol, terutama yang baru beroperasi.

“BUMN juga harus bersinergi dalam membina dan mengelola UMKM pada setiap rest area sehingga produknya memiliki daya saing, dan kualitas hidup masyarakat setempat pun bisa menjadi lebih baik berkat adanya jalan tol,” kata Rini.

Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Hutama Karya (Persero), Putut Ariwibowo mengatakan aaat ini pihaknya sedang ditugaskan untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.770 km dari Aceh hingga Bakauheni.

“Otomatis di tiap-tiap koridor utama ruas Trans Sumatera yang cukup panjang itu akan banyak sekali TIP Jalan Tol/rest area. Jadi, kami sediakan lahannya, Pertamina akan membangun SPBU-nya,” tambah Putut.

Baca juga:  Dovizioso Terkena Karma di MotoGP Thailand

Dia berharap nantinya pada setiap rest area khususnya rest area Tipe A di tiap-tiap koridor Jalan Tol Trans Sumatera semuanya akan dilengkapi dengan SPBU.

“Kita menargetkan di setiap rest area Tipe A wajib ada SPBU nya. Namun untuk Desember ini, kami fokus di beberapa SPBU Prioritas terlebih dahulu untuk dapat segera beroperasi di beberapa rest area Tipe A pada ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar yang insya Allah akan segera tersambung sepenuhnya pada akhir tahun ini,” pungkas Putut menambahkan.

“Selaku kontraktor pembangunan Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 185 KM dan Jalan Tol Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 77 KM pada Trans Sumatera, serta sebagai pemilik hak konsesi 18 ruas Jalan Tol di Trans Jawa sepanjang 997 KM, kami sangat siap bersinergi dengan Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik serta kenyamanan pengguna jalan tol dalam berkendara,” ujar Direktur Operasi II PT Waskita Karya Bambang Rianto. [dp/MTH]