Perjalanan BLITS Terhenti di Kota Medan, Imbas Kecelakaan


MEDAN (DP) – Penjelajahan mobil listrik karya mahasiswa Universitas Budi Luhur dan ITS Surabaya, BLITS, nampaknya harus terhenti sesaat di Provinsi Sumatera Utara. Tersendatnya BLITS dikarenakan telah terjadi tabrakan beruntun, yang berdampak pada kerusakan fisik pada mobil tersebut.

Tepatnya di wilayah Tebing Tinggi atau 60 km sebelum memasuki Kota Medan. Peristiwanya adalah saat kecepatan sekitar 50-60 km/jam, mobil Patwal mengerem mendadak menghindari mobil pengguna jalan lain yang berada di depannya.

Sejatinya, BLITS mampu mengatasi kondisi tersebut dengan mengurangi laju mobil. Tapi apa daya mobil Kasuari yang berada tepat di belakang BLITS menyodok dan menabrak bagian belakang mobil yang dipersiapkan untuk menghadapi reli Dakar ini.

Akibat dorongan dengan laju kecepatan itu, bagian depan BLITS pun turut berantakan imbas benturan dengan mobil Patwal. Setelah kejadian itu, BLITS dan Kasuari langsung di towing menuju bengkel rekanan di Medan untuk perbaikan.

“Kerusakan terparah terjadi pada BLITS karena bagian depan menabrak Patwal dan belakang ditabrak oleh Kasuari. Tetapi insiden ini tidak menyurutkan semangat tim PLN BLITS Explore Indonesia untuk menyelesaikan misi keliling Nusantara sejauh 15.000 km,” jelas Yoga Uta Nugraha, Projek Leader BLITS, dalam keterangan tertulis yang diterima Dapurpacu, Selasa (18/12).

Baca juga:  Diptya Oktadewa Siap Kibarkan Merah Putih di Italia

Sampai berita ini diturunkan, BLITS masih dalam proses perbaikan dan masih bisa diatasi oleh tim. Namun yang terpenting, kondisi motor listrik dan baterai BLITS tidak mengalami masalah dalam insiden tersebut.

Sedangkan kondisi Kasuari saat ini dapat dikatakan sudah normal dan mampu melanjutkan perjalanan hingga titik akhir di Pulau Andalas yaitu ke Aceh dan KM 0 Sabang.

Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro mengaku bersyukur atas peristiwa ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, meski dengan kejadian ini membuat perjalanan terhenti sesaat.

“Yang penting crew PLN Blits Explore Indonesia dalam keadaan selamat. Seluruh tim di lapangan bisa mengatasi masalah ini, dan tetap semangat dalam PLN Blits Explore Indonesia,” ujar Hanggoro, yang turut mengikuti perjalanan BLITS.

“Ini bisa menjadikan pengalaman berarti bagi tim untuk misi PLN Blits Explore Indonesia, dan menuju Rally Dakar paling ganas di dunia,” jelas pria yang pernah mengikuti Rally Dakar di Argentina ini.

Baca juga:  Upaya Goodyear Mendukung Era Kendaraan Listrik di Indonesia

BLITS sendiri memang telah dijadwalkan untuk mengikuti Rally Dakar Argentina kelak. Desainnya ditujukan untuk ketahanan di segala medan, mulai dari tubular sasis, bentuk bodi, electric motor, sampai dengan ketahanan baterai.

Proyek BLITS merupakan inovasi mobil listrik yang dilahirkan dari anak bangsa sendiri, yang diyakini bisa dikenal oleh dunia. Maka ditargetkan untuk mengikuti reli paling ganas di dunia yaitu Rally Dakar.

Untuk itu dibutuhkan spesifikasi khusus yang canggih dan ketahanan dari baterai mumpuni, yang diharapkan bisa dipasangkan pada BLITS kelak. Karena itulah tujuan dari uji coba jelajah yang tengah dilakoni BLITS ini dalam rangka menuntaskan 15.000 km.

Awal perjalanan dimulai dari ITS Surabaya, Budiluhur Jakarta, Palembang, Medan, Aceh, Sabang, lalu menyeberang ke Pulau Kalimantan, dengan menyusuri rute menuju Kota Pontianak, Sampit, Balikpapan, dan Samarinda.

Tuntas di Pulau Borneo, tim akan bergerak ke Pulau Sulawesi dari Kendari, Manado, Ternate, dan disusul ke Sorong, Manokwari, Jayapura, Marauke, Kupang, Labuan Bajo, Bima, Mataram, Bali, Banyuwangi, dan finish kembali di Surabaya.

Baca juga:  BLITS, Tantangan Mobil Balap Masa Depan Dari ITS dan UBL

“Sampai di Kota Medan ini, jarak tempuh BLITS dan rombongan telah mencapai 3.584 km,” tambah Yoga Uta. BLITS sendiri melakukan kunjungan di kota-kota di Sumatera ini sembari mengisi ulang baterai di beberapa Rayon PLN yang berada di setiap Kabupaten atau Kota.

Adanya rayon-rayon tersebut cukup membantu kinerja perjalanan, dengan tersedianya perlengkapan pengisian baterai. Sebagai informasi, BLITS melakukan pengisian baterai sekitar 4-8 jam untuk menempuh jarak sejauh 150 – 200 km. [dp/MTH]