Ada Toyota Prius Berwajah ‘Seram’ Garapan TRD


TOKYO (DP) – Toyota sadar bahwa Prius mulai mengalami krisis identitas setelah kendaraan hybrid bukan lagi teknologi anyar di dunia otomotif. Makanya Toyota perlu membenahi Prius agar kembali dilirik konsumen.

Seperti selaras dengan pikiran Toyota, rumah modifikasi asal Jepang yang biasa menggarap model-model Toyota, Modellista dan TRD, mencoba mengutak-atik tampilan Prius agar lebih gahar layaknya crossover yang kini tengah digandrungi di seantero dunia.

Dengan tampilan anyar ini, diharapkan Prius kembali diburu para penyuka kendaraan irit bahan bakar, terutama mereka yang tinggal di luar Jepang. Pasalnya, di Negeri Sakura, Prius masih lumayan apik penjualannya, dengan meraup puluhan ribu unit per bulan.

Anda pasti sudah tak asing dengan TRD bukan? Rumah modifikasi milik Toyota ini mempermak Prius sedemikian rupa sehingga kendaraan hybrid ini tampil agresif. TRD memberi sentuhan baru pada bagian wajah, terutama lampu utama, bumper dan penambahan aksesoris lampu LED. Hasilnya, Prius kini bertampang garang.

Baca juga:  Kemeriahan Festival Avanza-Veloz Sebangsa di Kota Bumi Sriwijaya

Dari samping dan belakang pun, aura sporty juga menyapa Prius berkat penambahan side skirt dan diffuser plus knalpot ganda.

Ada dua model yang ditawarkan TRD untuk Prius, yang satu dengan wajah agresif dengan nama Agressive Style dan satu lagi yang lebih kalem.

Tapi bila ada konsumen yang ingin gaya berbeda, TRD menawarkan banyak pilihan aksesoris, seperti velg dan damper.

Modellista tak mau ketinggalan, rumah modifikasi ini menawarkan dua paket modifikasi untuk Prius 2019, yaitu Iconic Style dan Elegant Ice Style.

Perbedaan utama dari kedua model ini adalah dari jumlah aksesoris berlapis krom yang dipakai, yang menyebar mulai dari rumah spion, gril depan, bagian bawah pintu, handel pintu dan moncong knalpot.

Selain aksesoris untuk eksterior, Modellista juga meramu bagian interior, seperti penambahan lampu kabin, panel berlapis kayu imitasi dan ornamen menarik lainnya. Ini semua dilakukan demi menjaga popularitas Prius sebagai pionir di segmen mobil hybrid. [DP/TGH]