Para Siswa SMK ini Punya Kesempatan Berkarir di Jaringan AHASS


JAKARTA (DP) – Upaya PT Astra Honda Motor (AHM) dan seluruh jaringan main dealer-nya untuk menerapkan teknologi sepeda motor Honda terkini, bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang siap pakai di masa mendatang.

Lewat ‘metode’ SMK Binaan (SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor) yang telah terjalin selama ini, harapan lahirnya sumber daya berkualitas akan tercapai. Jika beruntung, mereka bakal ditempatkan di seluruh jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Hal itu dibuktikan oleh main dealer motor Honda Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati, yang membuka kesempatan kepada ratusan lulusan dari 53 siswa dan siswi SMK Binaan di wilayahnya untuk bergabung sebagai mekanik di jaringan AHASS.

Program kesempatan kerja dengan label Mechanic Development Programme (MDP) ini berlangsung di gedung Wahana Artha Gunung Sahari, Selasa (8/01), yang diikuti 120 siswa SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Honda se-Jakarta.

Baca juga:  Ratusan Bikers Honda 'Geruduk' Indonesia CBR Race Day Seri 2

Peluang bergabung dengan AHASS ini diberikan kepada siswa yang akan lulus dan berminat ini diisi dengan beragam persyaratan yang harus diikuti, seperti wawancara, psikotest, hingga program magang selama 3 bulan.

“Peluang ini diberikan bagi siswa yang berminat bergabung dengan Wahana Honda. Dengan pengalaman pendidikan para siswa, Wahana akan berupaya memberikan penempatan kerja yang terbaik,” ujar Group Head of Coporate Communication Wahana, Taryudin.

Tak hanya bagi SMK Binaan Wahana di Jakarta, lanjut Taryudin, pada 28 Januari mendatang, Wahana juga akan mengadakan MDP untuk sekolah-sekolah binaan yang berada di wilayah Tangerang.

Program yang telah berjalan sejak 2016 ini jadi satu bentuk dukungan kebijakan pemerintah terkait vokasi pendidikan, yaitu link and match pendidikan dan dunia industri dengan pembukaan kesempatan bekerja.

“Tahun ini kami menargetkan 300 siswa dapat bekerja di layanan after sales sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang. Sejak program digulirkan, pemilik AHASS merespon positif hal ini, karena siswa yang bekerja telah memiliki skill yang bagus terkait teknik sepeda motor Honda,” tambah Taryudin.

Baca juga:  Start di Belakang Marquez di GP Thailand, Ini Kejutan Bagi Rossi 

Sementara itu, tidak hanya diperuntukan sebagai mekanik, para siswa tersebut juga berkesempatan untuk menduduki posisi lainnya di AHASS. Kesempatan ini terbuka luas untuk meningkatkan kualitas sumber daya siswa lulusan SMK.

“kami hanya titip pesan untuk bekerja dengan giat, jujur dan melayani dengan tulus bagi siswa yang nantinya bergabung dengan keluarga besar Honda,” pungkas Taryudin.

Keseriusan memberikan peluang kerja bagi lulusan SMK juga jadi bagian dari program nasional yang dikembangkan AHM. Ratusan lulusan SMK setiap tahun diharapkan dapat terserap ke bagian internal layanan After Sales Wahana dan juga diterapkan seluruh main dealer sepeda motor Honda di Indonesia. [dp/MTH]