Upaya Goodyear Mendukung Era Kendaraan Listrik di Indonesia

Goodyear telah memperkenalkan Electric Drive Technology pada ban tipe EfficientGrip Performance.

JAKARTA (DP) – Perkembangan mobil listrik di dunia tergolong melesat lebih cepat dari yang diprediksikan. Pabrikan sepertinya terus berlomba-lomba melahirkan berbagai mobil ‘bermesin’ baterai tersebut guna menjawab teknologi modern yang ramah lingkungan.

Atas dasar ini tentu berimbas pada komponen lain yang mau tidak mau harus mengikuti terobosan tersebut, tak terkecuali untuk ban. Berbagai sumber mengklaim jika penggunaan ban standar pada kendaraan listrik berakibat lebih cepat aus hingga 30%.

Sebab, disinyalir mayoritas mobil listrik memiliki torsi besar yang biasanya akan dipacu sejak awal akselerasi, sehingga akan berpengaruh pada tingkat keausan telapak ban.

Goodyear pun langsung menjawab tantangan ini dengan diperkenalkannya Electric Drive Technology pada ban tipe EfficientGrip Performance, di ajang Geneva Motor Show pada Maret tahun lalu.

Kehadiran ban ini diklaim merupakan komitmen Goodyear untuk selalu menempatkan temuan teknologi terkini yang menjadi bagian dari peningkatan kualitas performa dan keselamatan pengguna produknya.

Baca juga:  Medium SUV Asal China ini Diyakini Mampu Tumbangkan Tesla

Saat ini, ban Goodyear EfficientGrip Performance Electric Drive Technology tengah ditawarkan kepada produsen mobil global yang memiliki konsep dan platform bisnis sama terkait lingkungan dan masa depan.

Tidak hanya berperan untuk kendaraan penumpang, sejak 2017 Goodyear global juga menjajaki kerja sama dengan Tesloop menghadirkan inovasi teknologi diagnosa pada ban cerdas untuk kendaraan komersial. Teknologi ini akan memberi solusi pada permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku bisnis transportasi.

Teknologi ini terintegrasi melalui sensor nirkabel dan terhubung dengan algoritma Cloud milik Goodyear dan memungkinkan pengemudi secara aktif memantau keadaan ban, dalam pemeliharaan yang benar, seperti keausan dan tekanan angin.

Informasi mengenai kondisi ban tersebut akan disampaikan secara langsung ke sistem manajemen armada pengemudi dan dapat diakses melalui aplikasi seluler.

Indonesia sendiri terus berupaya agar kadar udara makin menurun seiring penggunaan teknologi terkini pada kendaraan, termasuk mobil listrik. Rencana penurunan emisi gas buang sebesar 29% pada 2030 terus dilakukan.

Baca juga:  BMW Siap 'Menyengat' dengan SUV Listrik iX3

Hal ini tentunya didukung oleh rencana Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik. Kementerian terkait, Perindustrian dan LIPI juga telah membuat strategi Triple Helix.

Disini, mereka menggabungkan kebutuhan antara pemerintah, asosiasi industri dan akademisi, yang berusaha untuk melindungi pasar dengan tenaga motor listrik 75 kWh ke bawah supaya tak disentuh pihak asing.

BLITS melakukan pengisian ulang baterai di PLN Rayon Palembang.

Secara global, perkiraan jumlah kendaraan listrik dunia akan meningkat menjadi 10 juta unit pada 2020 (saat ini sekitar 4 juta unit) dan Indonesia akan menjadi bagian dari pertumbuhan industri kendaraan listrik dunia. Sekalipun mungkin peran serta Indonesia masih kecil tetapi tidak berarti hanya akan menjadi penonton dan pengguna.

Salah satunya adalah Urban Genetri Suryo U.E.V 06, mobil pemenang hasil rakitan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang pada Kontes Mobil Hemat Listrik di Padang 2018 lalu yang mampu memecahkan rekor kWh Asia dan dunia, dengan capaian 335,09 kWh konsumsi listriknya.

Baca juga:  Cabut dari China, Suzuki Fokus ke Pasar India

Goodyear Indonesia dalam siaran pers, Rabu (7/1) lalu, mengatakan mereka mendorong capaian karya anak bangsa di bidang reka teknologi kendaraan mobil listrik dengan mendukung perakitan BLITS, kendaraan listrik hasil karya Universitas Budi Luhur Jakarta dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada 2018 lalu.

Saat ini, BLITS tengah diuji menjelajahi Indonesia dengan jarak tempuh hingga 15 ribu km, yang dimulai dari Surabaya menuju Papua, dan kembali lagi menuju ‘markas’ ITS di Surabaya. [dp/MTH]