Brand Mobil Grup Astra Kedodoran di Awal Tahun

Penjualan merek mobil di bawah Grup Astra terjadi penurunan pada Januari lalu.

JAKARTA (DP) – Memulai tahun 2019, merek-merek mobil di bawah ‘bendera’ Astra nampaknya kurang memperlihatkan geliatnya. Tercatat sepanjang Januari lalu, hanya mampu meraih angka penjualan wholesales sebanyak 42.204 unit.

Dari jumlah tersebut terjadi penurunan dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, yang menggapai angka penjualan sebesar 45.760 unit, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip PT Astra International, Jumat (15/2) lalu.

Sementara secara total penjualan mobil di Indonesia pada bulan itu meraih angka 81.218 unit, turun 15,3% dari pencapaian 2018 sebanyak 95.955 unit.

Secara rinci, penjualan merek di bawah naungan grup Astra antara lain, Toyota 25.092 unit yang turun tipis dari 2018 sebanyak 25.410 unit, sedangkan Daihatsu berhasil menjual 14.769 unit, turun dari 18.788 unit pada 2018.

Dimaklumi, kehadiran duo produk low MPV andalan Astra yakni New Avanza dan New Veloz, serta Grand New Xenia baru dimunculkan pada 15 Januari. Sehingga data yang terkumpul disinyalir baru akan tercipta pada bulan ini.

Baca juga:  Daihatsu Gerakkan Hati Dunia Lewat Pelestarian Penyu

Peningkatan penjualan justru terjadi pada kubu Isuzu, yang berhasil meniagakan sebanyak 2.343 unit dibandingkan pada tahun lalu yang terjual 1.561 unit.

Penurunan signifikan justru dialami pada penjualan merek-merek mobil di luar grup Astra, dimana pada 2018 terjual 50.195 menjadi 39.014 unit. Mitsubishi yang pada awal bulan tahun lalu menjual 17.753 unit, turun menjadi 16.383 unit.

Begitu pun dengan Honda pada 2018 sebanyak 13.572 unit, Januari lalu menjadi 10.064 unit. Suzuki dari 11.511 unit menjadi 8.271 mobil. Sedangkan Nissan anjlok dari 1.189 mobil menjadi hanya 387 unit secara keseluruhan. [dp/MTH]