Kurangi Angka Kematian, Kecepatan Mobil Volvo Dipantek di 180 Km/Jam


STOCKHOLM (DP) – Kecepatan kendaraan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka kecelakaan. Meski dikenal dengan fitur keamanannya, tetap saja Volvo Cars peduli terhadap keselamatan pengemudi maupun penumpang kendaraan lansirannya.

Untuk itu, Volvo Cars akan memasang alat pembatas kecepatan di angka 180 kilometer per jam pada seluruh kendaraan baru untuk menegaskan reputasi mereka dalam hal aspek keselamatan dan untuk memenuhi janjinya mengurangi angka kematian akibat kecelakaan fatal pada 2020.

Meski crossover Volvo XC90 memiliki kecepatan puncak 212 km/jam, tapi pabrikan asal Swedia ini telah mencatat kemajuan dalam menjalankan “Vision 2020”, yakni meraih target nol kematian atau cedera serius, kata CEO Hakan Samuelsson.

“Kami sadar bahwa untuk mempersempit celah menuju target itu, kita harus lebih fokus pada faktor-faktor manusia, terutama dalam hal kebiasaan mengemudi,” ujar Samuelsson kepada Reuters.

Volvo tidak menjelaskan secara rinci seputar data kematian penumpang kendaraan lansirannya, tapi ditegaskan bahwa angka itu di bawah rata-rata industri sebelum target itu dicanangkan pada 2007 silam.

Baca juga:  Volvo S60 Polestar Ludes Cuma dalam 39 Menit

Selain mencangkokkan pembatas kecepatan, Volvo juga berencana menerapkan teknologi yang menggunakan kamera untuk memonitor kondisi dan perhatian pengemudi guna mencegah mengemudi dalam keadaan kurang konsentrasi atau di bawah pengaruh obat, dua hal yang menjadi faktor utaa dalam memicu kecelakaan, kata Samuelsson.

Tak hanya itu, Volvo juga tengah menyiapkan alat pembatas kecepatan pada kecepatan yang lebih rendah untuk memperlambat laju kendaraan ketika memasuki area pejalan kaki yang sensitif, seperti zona sekolah, seraya mengupayakan untuk melakukan pembicaraan dengan pabrikan mobil lain dan regulator untuk membahas bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan.

Volvo, yang dimiliki Zhejiang Geely Holding Group, mengumumkan kebijakan pembatasan kecepatan baru itu di ajang Geneva auto show, di mana pabrikan itu juga memajang brand listrik performa tinggi baru Polestar, dengan model keduanya, Polestar 2.

Namun, kebijakan Volvo untuk membatasi kecepatan pada seluruh mobil barunya mendatang akan membuat sejumlah konsumennya di beberapa negara kecewa, khususnya di Jerman, di mana banyak pengemudi di sana yang biasa ngebut hingga kecepatan 200 km/jam. [dp/TGH]