Mayoritas Pembeli Avanza Masih Suka dengan Transmisi Manual


MAGELANG (DP) –  Mayorotas pembeli mobil Toyota hingga saat ini masih menyukai transmisi manual ketimbang otomatis. Ini bisa dibuktikan dengan surat pemesanan kendaraan (SPK)  New Toyota Avanza dan Veloz yang sudah mencapai lebih dari 16 ribu unit. Lebih dari separuhnya memilih transmisi manual.

Hingga akhir Februari lalu, SPK Avanza dan Veloz sudah mencapai 16.325 unit. Angka ini jauh di atas rata-rata penjualan bulanan pada 2018 lalu sekitar 7.000 unit.

“Kami bersyukur, minat masyarakat untuk memiliki mobil New Avanza & New Veloz tetap tinggi hal itu terlihat dari total SPK yang tercatat sejak januari lalu. Terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan pelanggan terhadap produk Toyota Avanza. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat yang sudah memesan bisa segera merasakan berkendara bersama New Avanza & New Veloz,” kata Andri Widiyanto, Deputy Division Head Marketing Planning Division PT Toyota-Astra Motor, di sela media test drive New Avanza-Veloz di Magelang. Jawa Tengah, Senin (4/3).

Sebagian besar yaitu 64% dari SPK tersebut berasal dari pemesanan untuk Avanza dan sisanya berasal dari pemesanan Veloz. Sementara itu engine 1.300 cc menjadi pilihan terbanyak konsumen pemesanan Avanza dan Veloz sebanyak 73% dan sisanya 27% memilih kapasitas engine 1.500 cc. Mayoritas dari pemesan tersebut, masih memilih transmisi manual, terutama yang berasal dari luar Jabodetabek. “Jumlahnya lebih dari setengah SPK yang masuk,” ungkap Andri.

Besarnya minat konsumen ini membuat penyerahan (delivery) mengalami indent rata-rata selama 1-1,5 bulan. Jangka waktu indent ini tidak sama di setiap daerah, tergantung stock yang tersedia. Untuk wilayah DKI dan Jatim misalnya, indent sekitar 1 bulan, kemudian Jawa Tengah rata-rata 2,3 bulan.

SPK terbesar berasal dari wilayah Jabodetabek yang mencapai 37%, kemudian, Sumatera Utara 12%.

Sejak kehadirannya di pasar awal 2004, Avanza berhasil menjadi mobil terlaris dan terus bertahan sampai saat ini. Total penjualan mobil ini sudah mencapai lebih dari 1,7 juta unit, dan Avanza juga tercatat memegang rekor sebagai kendaraan yang tercepat mencapai angka penjualan di atas 1 juta unit.

Kehandalan daya tahan (durability) yang sudah teruji selama ini menjadi salah satu selling point yang kuat pada Avanza-Veloz. Ini tentunya tidak terlepas dari desain kendaraan yang memang sedari awal disiapkan sebagai sebagai real MPV bagi keluarga Indonesia. Ini antara lain terlihat dari sistem penggerak roda belakang (RWD) dan rangka semi-monoqouec yang terus dipertahankan sampai saat ini, ditengah bermunculannnya produk-produk dengan sistem penggerak roda depan (FWD).

Sistem penggerak roda belakang (RWD) memberikan keuntungan bagi Avanza, selain mempunyai daya dorong yang kuat saat melalui tanjakan, juga membuat mobil ini lebih lincah karena radius putarnya lebih pendek, karena tidak dibatasi oleh drive shaft seperti mobil dengan sistem penggerak roda depan atau front whell drive (FWD).

Dengan sistem RWD, memungkin Avanza mempunyai akses yang lebih mudah untuk memasuki jalan-jalan sempit. Desain Avanza ini ditunjang dari hasil survey kondisi masyarakat Indonesia yang sebagian tinggal di kawasan dengan infrastruktur jalan yang relatif kecil.

Pengunaan sistem roda belakang juga membuat risiko terjadinya understeer saat mengendarai Avanza menjadi relatif kecil. Ini memungkinkan Avanza tetap lebih aman dipacu di jalan yang penuh belokan.

Dan yang tidak kalah penting, karena beban bobot mobil RWD terdistribusi lebih merata, kaki-kakinya juga tahan lebih lama dan ini membuat biaya perawatannya lebih murah. Improvement pada bagian rangka dan kaki-kaki dengan lebih menyempurnakan coil spring dan shock absorber membuat bantingan New Avanza-Veloz terasa lebih nyaman atau lebih empuk dibandingkan pendahulunya.

Coil spring dan shock absorber juga menggunakan Electric Power Spring sehingga lebih nyaman dikendarai baik dalam kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi. New Avanza dan New Veloz lebih senyap dibandingkan pendahulunya karena menggunakan bahan floor silencer yang lebih berkualitas baik pada bagian depan maupun belakang. [Dp/Gtm]