Nissan Siap ‘Setrum’ Indonesia dengan Leaf Tahun Depan


JAKARTA (DP) – Nissan baru saja memberikan pengumuman penting seputar program mobil listriknya di Asia dam Oseania pada 2020. Model yang akan menjadi andalan adalah Leaf, yang akan ‘menyetrum’ Filipina dan Indonesia.

Konfirmasi itu disampaikan Yutaka Sanada (Nissan Regional Senior Vice President, Nissan Motor Asia & Oceania) di acara simposium bertajuk Nissan Futures di Hong Kong, akhir pekan lalu.

Nissan Futures tahun ini digelar di Hong Kong bertepatan dengan partisipasi Nissan dalam ajang balap mobil listrik Formula E.

Nissan Leaf adalah mobil listrik andalan Nissan dengan performa ciamik, yang kini hadir dalam versi generasi kedua. Model ini menjadi mobil listrik terlaris dan mendapat respons positif di berbagai negara. Bahkan Leaf baru saja menembus angka penjualan 400.000 unit di seluruh dunia.

Pengumuman kehadiran Leaf untuk pasar Filipina dan Indonesia dalam acara simposium itu menjadi bagian dari rencana besar Nissan untuk menargetkan 25% kendaraan yang dipasarkan di Asia dan Oseania bertenaga listrik.

Baca juga:  Kia Motors Sumbang Ambulance Untuk Pemulihan Gempa di Palu

Yang menjadi pertanyaan adalah tentang kesiapan infrastruktur pendukung mobil listrik berupa stasiun pengisian baterai, seperti di Filipina, Indonesia dan beberapa negara Asia dan Oseania lain yang masih sangat minim.

Selaun itu, terutama di Indonesia, rumusan tentang insentif pajak untuk mobil ramah lingkungan, yang meliputi mobil hybrid dan listrik murni, belum juga terbit, sehingga sejumlah prinsipal masih belum ‘berani’ bermain di segmen ini.

Nissan Leaf adalah mobil listrik hatchback lima pintu yang diperkenalkan di Jepang dan Amerika Serikat pada 2010. Untuk model generasi kedua yang beredar saat ini, Leaf memiliki daya jelajah sejauh 243 km dalam sekali pengisian baterai penuh. [dp/TGH]