Tak Lama Lagi Transaksi di Tol Jasa Marga Tak Perlu Sentuh


JAKARTA (DP) – PT Jasa Marga Tbk menggelar simulasi transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau Single Lane Free Flow (SLFF) untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi para pengguna tol.

Kegiatan tersebut diikuti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno di Gerbang Tol (GT) Cengkareng dan GT Kapuk pada ruas Tol Soedyatmo pada Jumat (22/3).

“Kita uji coba dulu, agar masyarakat nantinya nyaman memakai sistem ini. Saya menyambut baik inovasi dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Jasa Marga sebagai operator jalan tol dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat atau pengguna jasa,” kata Rini melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (22/3).

Ia menambahkan, pada tahap pertama uji coba akan dilakukan pada Damri serta mobil Garuda Indonesia. Dengan demikian, diharapkan komersialisasi produk dapat direalisasikan pada tahun ini.

Sementara, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arriyani menambahkan, teknologi sistem transaksi tol tanpa henti tersebut diproduksi oleh anak usaha Jasa Marga yaitu PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO). Sistem ini merupakan pengembangan dari teknologi Electronic Toll Collection (ETC) menuju sistem Multi Lane Free Flow (MLFF).

Baca juga:  Catat! Ini 4 Jalur Tol Fungsional Perlancar Arus Mudik Lebaran

“Sistem transaksi serupa sudah banyak diterapkan di berbagai negara guna menjamin kelancaran transaksi dan mengendalikan antrean. Dengan sistem ini, pengendara tidak perlu lagi menghentikan mobilnya di gerbang tol (GT) untuk melakukan tapping transaksi seperti saat ini,” ulas dia.

Sebelum uji coba di jalan tol Sedyatmo, Jasa Marga telah melakukan uji coba serupa di jalan tol Bali Mandara secara terbatas pada 2018 dengan menggandeng perusahaan taksi Blue Bird.

“Uji coba SLFF di Jalan Tol Sedyatmo menunjukkan bahwa Jasa Marga konsisten untuk terus melakukan pengembangan pada berbagai aspek, baik dari segi fasilitas maupun layanan kepada pengguna jalan tol. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah melalui Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait implementasi Intelligent Traffic System (ITS),” paparnya.

Desi menambahkan, Jasa Marga juga bekerja sama dengan “LinkAja” sebagai aplikasi penyedia saldo sehingga masyarakat pengguna bisa melakukan isi ulang dengan “LinkAja”. [dp/TGH]