FP2 MotoGP Argentina: Lorenzo Makin Terseok


ARGENTINA (DP) – Keoptimisan Jorge Lorenzo bisa menapaki hasil positif di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, akhir pekan ini, belum berbuah manis. Hingga pada free practice (FP) 2, posisi Lorenzo makin melorot di urutan terakhir.

Harapan X-Fuera bisa mengejar ketertinggalannya memang masih ada di FP3 hari ini, Sabtu (30/2). Dilihat dari perjalanannya, memang prestasi terbaik Lorenzo terukir di podium ketiga di sirkuit tersebut pada 2014, lalu dua kali gagal finis (2016-2017) dan finis ke-15 (2018).

Dirinya mengakui bahwa saat ini tengah fokus pada pemulihan di pergelangan tangan rasa sakit di tulang rusuk pasca terjatuh pada free practice dan sesi kualifikasi di Sirkuit Qatar kemarin.

“Di masa lalu, Argentina bukan salah satu sirkuit terkuat saya, tetapi Honda menghadirkan peluang baru,” kata Lorenzo seperti dilansir Motorsport.

Andrea Dovisiozo dan Jack Miller (depan).

Disisi lain, Andrea Dovizioso kembali menunjukkan tajinya usai merebut posisi puncak pada FP2, sementara rookie rekrutan baru Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo menembus lima besar.

Sedangkan Marc Marquez harus puas mengisi slot ke-8 di belakang Alex Rins (7) dan Valentino Rossi di posisi ke 6. Pada FP2 ini, X-Fuera juga makin melorot ke urutan ke 21, lebih buruk dari FP1.

Sesi latihan kedua berjalan sangat menarik, terutama saat menit-menit akhir, dimana para pebalap menekan kuat demi lolos otomatis ke Q2. Jack Miller membuka jalannya FP2 dengan menduduki urutan teratas. Namun, ia langsung digusur The Baby Alien menorehkan 1 menit 39,812 detik.

Pebalap Honda itu kemudian memperbaiki catatan waktunya, dan terlihat bakal kembali mendominasi. Perkiraan meleset. Cal Crutchlow menggebrak untuk mengambil alih tempat pertama.

Kendati demikian, justru status pebalap terkencang diklaim Dovizioso. Dari urutan ke-17, DesmoDovi meroket ke posisi teratas dengan membukukan catataan waktu 1 menit 39,181 detik.

Tempat kedua akhirnya dihuni Miller, diikuti Maverick Vinales yang melengkapi tiga besar, sekaligus memaksa Crutchlow menempati slot keempat. Franco Morbidelli mengamankan tempat kesembilan, mengungguli Takaaki Nakagami dan Andrea Iannone. [dp/MTH]