Servis Carry Pick Up Ternyata Gak Sampai Rp300 Ribu

Lebih dari 40 tahun, Suzuki Carry PU telah didistribusikan ke diler lebih dari 1 juta unit.

JAKARTA (DP) – Tak bisa dipungkiri bahwa hingga kini Suzuki Carry Pick Up terus menjadi salah satu lini produk andalan Suzuki Indomobil Sales di Tanah Air, khususnya di segmen kendaraan niaga ringan (LCV).

Selama lebih dari empat dekade sejak dirilis pada 1976, produk ini memang terbukti tangguh. Mau bukti, lihat saja ratusan moda angkutan kota (angkot) masih menggunakan produk tersebut.

Biaya perawatan yang ringan disinyalir menjadi sebab Carry pikap makin digandrungi para pebisnis, meski di lapangan terus bermunculan model-model serupa dengan beragam keunggulan yang ditawarkan.

Riecky Patrayudha, General Manager Service PT SIS, mengatakan selain performanya bandel, biaya servis berkalanya diyakini terjangkau. Apalagi, lanjut Rieky, bagi para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis.

“Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen untuk memaksimalkan kegiatan usaha mereka. Kami harap Carry Pick Up bisa terus menemani konsumen setia dalam meraih kesuksesan,” kata Rieky, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4).

Baca juga:  DAM Ajak Komunitas Honda PCX Gelar Aksi Sosial di Bulan Ramadhan

Rieky coba menjabarkan, keseluruhan biaya perawatan berkala Carry Pick Up hingga 50.000 KM hanya sekitar Rp2,3 juta. Biaya tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO).

Untuk servis pada kelipatan 10.000 KM dengan jarak mulai dari 10.000 KM sampai 50.000 KM, seluruh biaya jasa gratis dan pelanggan cukup membayar biaya perawatan yang hanya berkisar Rp300.000 hingga Rp900.000 tiap melakukan perawatan.

Sementara untuk servis perawatan berkala pertama tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis. Biaya perawatan berkala di atas tidak termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya.

Sebagai informasi, penjualan Carry Pick Up terus mencatatkan tren positif setiap tahunnya. Keberadaan Carry Pick Up kian meneguhkan reputasi Suzuki sebagai penguasa segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia.

Pada 2018, Suzuki berhasil memimpin pasar kendaraan niaga ringan melalui pertumbuhan penjualan Carry dan Mega Carry dengan jumlah wholesales sebanyak 55.267 unit.

Baca juga:  Jurus Jitu Diler Auto2000 ini Rebut Hati Konsumen

Capaian ini menobatkan Carry dan Mega Carry menjadi raja pick up dengan pangsa pasar sebesar 51% di kategori Low Pick Up dengan kontribusi sebesar 47% terhadap penjualan nasional Suzuki. [dp/MTH]