All New Brio Mulai di Kirim ke Filipina

Honda Indonesia mulai mengirimkan All New Brio ke Filipina.

JAKARTA (DP) – PT Honda Prospect Motor (HPM) memulai pengiriman All New Brio ke negara Filipina melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/4). Unit yang diproduksi di pabrik Honda di Karawang ini merupakan pengiriman pertama.

Selain ke Filipina, HPM juga berencana untuk mengekspor Honda Brio ke Vietnam pada tahun ini. Sayangnya, pihak HPM dalam siaran resminya tidak menyebutkan jumlah unit Completely Built Up (CBU) dari pengiriman pertama tersebut.

“Pengapalan (All New Brio) dimulai pada 10 April nanti. Soal berapa jumlahnya akan diumumkan oleh negara tujuan, setelah itu baru pihak HPM bisa mengatakan besaran unit yang di ekspor,” ucap Yulian Karfili, Public Relations Manager HPM.

Karfili pun mengklaim bahwa unit All New Brio setir kiri yang akan di ekspor ke Filipina itu bisa mencapai ratusan unit per bulan, atau bahkan ribuan unit. Dia pun menyebut masih dalam rencana untuk mengirim juga ke Vietnam, seperti pernah terungkap saat peluncuran perdana mobil itu di GIIAS 2018.

Rencana tersebut pun sepertinya pupus begitu terucap bahwa Filipina menjadi negara pertama yang menikmati All New Brio produksi pabrik Honda di Karawang.

“Belum ada rencana lagi untuk ekspansi negara tujuan ekspor selain kedua negara tersebut,” lanjut Karfili, di sela-sela ajang balap Honda Jazz and Brio Speed Challenge seri pertama di Sirkuit Sentul, Bogor, akhir pekan lalu.

Dapat dikatakan langkah ini menjadi strategi terkini HPM untuk mengirimkan unit CBU All New Brio ke Filipina, setelah sebelumnya mengekspor Freed ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam sejak tahun 2009 hingga 2014.

All New Brio yang dikirim ke Filipina adalah setir kiri.

Selain itu, HPM juga mengekspor komponen mobil sejak 1992 ke berbagai negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.

“Honda Brio adalah model spesial karena dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang spesifik di Indonesia dan Asia. Setelah sukses di pasar domestik, kami yakin kesuksesan yang sama juga bakal terjadi di negara lain,” ujar Takehiro Watanabe, Presiden Direktur HPM.

Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2012, dan diikuti oleh Brio Satya untuk mendukung program LCGC pada 2013. Hingga kini telah terjual sebanyak lebih dari 280 ribu unit. [dp/MTH]