Transmisi Otomatis Wuling Confero S ACT Ala Motor Bebek


BOGOR (DP) – Wuling Confero S ACT (Automatic Clutch Transmission) menjadi anggota baru di keluarga Confero dengan ‘amunisi’ yang berbeda tentunya. Yup, berbekal transmisi ‘lawas’ ala Porsche Sportomatic lansiran 1967, fitur ini dapat dikatakan menjadi yang pertama di Indonesia.

Transmisi yang diusung memang bukan model konvensional khas mobil-mobil bertransmisi matik pada umumnya, yang biasanya mengandalkan otomatis 4-percepatan atau CVT, melainkan semi manual 6-percepatan tanpa pedal kopling.

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, menyebutkan sistem transmisi yang disebut e-Clutch ini diklaim merupakan pengembangan teknologi yang berasal dari Schaeffler, pabrikan kenamaan yang memproduksi teknologi perangkat keras asal Jerman.

“Transmisi e-Clucth ini sangat memudahkan pengemudi layaknya mobil manual tapi dengan dua pedal, atau tanpa kopling,” ujarnya disela-sela pemaparan Confero S ACT di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4).

Jadi, lanjut Danang, pengendaraannya diklaim mudah layaknya sangat mengendarai motor bebek semi manual yang akselerasinya hanya memindahkan giginya saja. Sementara untuk Confero S ACT, perpindahan gigi seperti pada umumnya model manual 6-percepatan.

Baca juga:  Berkat Karya Video, Aswin Alkautsar Bawa Pulang 1 unit Wuling Almaz

Pertanyaannya, kenapa harus model transmisi seperti ini yang diboyong ke Tanah Air, sementara masyarakat masih terlalu mahfum dengan transmisi model 4AT ataupun CVT.

“Kami belum ada pengembangan mesin maupun transmisi, jadi semua masih berdasarkan headquarter (prinsipal) di Cina. Atas dasar itulah teknologi e-Clutch yang kita bawa ke Indonesia. Di Cina sudah disematkan seperti itu, yaitu pada Hong Guang S3 sebagai model pertama yang menggunakan sistem transmisi tersebut,” jelas Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani.

Visualisasi Confero S ACT memang tak ada perubahan dengan model standar. Hanya disematkan beberapa fitur pendukung kenyamanan saat berkendara, seperti spion luar yang dapat dilipat, emergency stop signal dan pengatur ketinggian duduk bagi pengemudi.

Sedangkan di kabin diberikan sentuhan baru ala milenial berupa pengaplikasian Black Ambience With Red Stitches serta Red Carbon Style. Konfigurasi jok untuk 7 penumpang masih dipertahankan.

Baca juga:  GIIAS 2018 Bakal Diracik Lebih 'Berisi'

Bicara fitur, model Low MPV pertamanya ini masih dilengkapi dengan fitur keselamatan berupa rem ABS, EBD, dual SRS airbag, seatbelt reminder, tire pressure monitoring system (TPMS), dan sensor parkir depan belakang. [dp/MTH]