Sektor Komoditas Menggeliat, Gran Max Berkuasa di Area Sumatera


BENGKULU (DP) – Bengkulu cukup berkontribusi besar pada penjualan unit-unit Daihatsu di wilayah Sumatera secara keseluruhan. Bahkan diklaim area Bumi Rafflesia mampu menyumbang persentasi pangsa pasar lebih baik sepanjang tahun ini.

Manager Area Sumatera PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation,Budhy lau menjelaskan bahwa total perolehan angka penjualan produk Daihatsu terbilang serupa dengan penjualan secara nasional per bulannya.

“Secara akumulasi total penjualan Sumatera mirip-mirip dengan nasional, di mana Sigra masih menguasai dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 28-32 persen. Diikuti Gran Max model pikap 23-25 persen, lalu Xenia dan Terios 15-20 persen,” ujarnya kepada media disela kegiatan Terios 7 Wonder – Rafflesia Land Exploration, Minggu (28/4).

Menurut Budhy, secara keseluruhan penjualan di area Sumatera tergapai angka 3.000 unit per bulan, sementara Bengkulu berkontribusi rata-rata 160 unit per bulan. Dia pun mengklaim dengan jumlah tersebut area Bengkulu menyumbang cukup besar.

Sementara disimak dari pencapaian pangsa pasar, performa Bengkulu lebih baik dibandingkan total wilayah Sumatera yang hanya tergapai 17,4 persen sedangkan di Bengkulu sendiri 21 persen.

“Di 2019 ini, area Sumatera, penjualan Daihatsu naik dibandingkan tahun lalu yaitu 17,4 persen berbanding 16,4 persen pada 2018. Begitu pun Bengkulu juga sama, tahun lalu 19 persen skrg menjadi 21 persen, di atas rata rata penjualan nasional, jadi cukup baik,” tuturnya.

Budhy memaparkan bahwa area Sumatera terjadi perbedaan karakteristik untuk kebutuhan kendaraan, meski produk LCGC 7-seater Sigra masih merajai. Menurutnya sektor komoditi masuh menjadi andalan, dan di sini Gran Max berkontribusi besar.

“Sektor komoditi menjadi andalan di area Sumatera, karena itulah Gran Max berperan besar yang disebabkan masyarakat di sini banyak bertani. Sejauh ini 30 persen telah dikontribusikan dari pikap ini, sementara secara nasional hanya 15 persen,” pungkasnya.

Bahkan Budhy mengaku di beberapa outlet Daihatsu, di Lampung misalnya, Gran Max tergapai 50 persen pangsa pasar. Ini dkarenakan Lampung merupakan penghasil kopi, sawit dan karet. [dp/MTH]