Miami Jadi Kota Pertama di Dunia Punya Landasan Mobil Terbang


MIAMI (DP) – Mobil terbang memang belum resmi beroperasi, tapi beberapa perusahaan sudah menyiapkan prototipenya dan siap diluncurkan. Bagaimana pun, mobil terbang akan menjadi salah satu moda transportasi untuk menunjang mobilitas manusia di masa depan.

Sebagai persiapan menyambut kehadiran mobil terbang, sebuah perusahaan pengembang real estate di kota Miami, Florida, Amerika Serikat, akan mendirikan sebuah gedung hunian baru yang di atasnya dilengkapi dengan skyport atau landasan untuk mendarat dan lepas landas mobil terbang.

Stasiun berita Miami, WSVN 7, akhir pekan lalu memberitakan bahwa gedung hunian baru itu saat ini dalam tahap konstruksi.

CEO perusahaan pengembang tersebut, Daniel Kodsi, proyek bernama Paramount Miami World Center dengan skyport di atapnya, terinspirasi oleh film kartun “The Jetsons.”

Menurut dia, Amerika sudah membicarakan mobil terbang sejak berpuluh tahun lalu, dan di film kartun itu, yang diproduksi terakhir pada 1963, telah memberikan inspirasi kepada dirinya, termasuk keberadaan skyport di atasnya, dalam membangun komplek hunian masa depan ini.

Baca juga:  Mitsubishi Apresiasi BPPT, Resmikan Stasiun Charging Kendaraan Listrik

Gedung apartemen 60 lantai itu memiliki akses menuju skyport, yang dapat digunakan penghuninya mendaratkan mobil terbang atau drone berpenumpang, sehingga mereka tak perlu turun ke lobi untuk menggunakan moda transportasi masa depan tersebut.

Untuk memberikan gambaran tentang cara kerja skyport, Paramount Miami World Center Sales Gallery sudah membuat video ilustrasinya.

Saat ini, beberapa perusahaan tengah melanjutkan berbagai proyek mobil terbang, dan belum satupun yang sudah resmi diluncurkan.

Mayoritas perusahaan itu menggarap prototipe dengan mengadopsi teknologi vertical take-off and landing machine (VTOL). Kendaraan itu menggunakan propeler atau baling-baling layaknya helikopter untuk dapat lepas landas dari mana saja.

Tapi beberapa tantangan dihadapi para produsen mobil terbang itu, tak cuma soal teknologi, melainkan juga terkait regulasi yang mengatur lalu lintas di perkotaan, termasuk lalu lintas udara.

Untuk menyusun dan mempercepat regulasi tersebut, beberapa perusahaan sudah bekerjasama dengan pemerintah dan otoritas terkait. Uber, misalnya, bermitra dengan NASA untuk melakukan studi pengelolaan mobil terbang. Adapun setiap moda transportasi udara pasti membutuhkan persetujuan dari Federal Aviation Administration (FAA), lembaga yang mengatur soal penerbangan.

Baca juga:  Kontribusi 94% Ekspor Vario Series Sepanjang 2018

Nah, sepertinya untuk operasional resmi mobil terbang hanyalah soal waktu. Ketika segala aturannya rampung disusun, Paramount Miami World Center sudah siap mengakomodasi, apalagi proyek apartemen itu ditargetkan selesai pembangunannya akhir tahun ini. [dp/TGH]