Berkendara Sepeda Motor Saat Puasa, Perhatikan Hal-hal ini


JAKARTA (DP) – Berkendara saat menunaikan ibadah puasa memang menjadi tantangan tersendiri. Kendala-kendala seperti emosi mudah muncul, tidak fokus di jalan dan lain sebagainya diyakini bisa datang kapan pun.

Agar tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman serta tetap menjalankan puasa dengan baik, kesabaran menjadi salah satu hal utama yang perlu dijaga saat bulan puasa ini.

Berikut ini 5 tips #cari_aman saat puasa yang digelontorkan tim safety riding PT Astra Honda Motor (AHM) dalam berkendara naik sepeda motor selama bulan Ramadan.

1. Persiapan Perjalanan (Smart Riding)

Aktivitas sehari-hari pasti dilakukan, dan jangan pernah puasa yang Anda jalani menjadi penghalangnya. Untuk itu, persiapkan segala sesuatunya, termasuk asupan makanan sejak Anda santap sahur.

Johanes Lucky, Instruktur Safety Riding AHM mengatakan pilihlah asupan makanan bernutrisi tinggi saat bersantap sahur, misalnya sayur mayur dan buah-buahan. Perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara.

Baca juga:  Livery Anyar BMW i8 Coupe di Ajang Formula E Musim 2019

“Terik matahari yang menerpa tubuh saat berkendara memunculkan dehidrasi,” ujar Johanes, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/5).

Selain itu, tetaplah gunakan perlengkapan standar saat berkendara sepeda motor, mulai dari jaket, helm serta sarung tangan, dan jangan lupa membawa kelengkapan surat berkendara.

2. Kenali Rute Perjalanan

Agar perjalanan lebih efisien, para bikers dapat menggunakan aplikasi Peta Digital (GPS) untuk melihat situasi perjalanan dan memilih jalur alternatif yang tepat dan aman.

“Untuk daerah yang belum pernah didatangi, sebaiknya para pengendara pelajari situasi jalanan agar tidak membuang waktu karena tersesat di jalan dan terlalu lama berkendara,” tambahnya.

3. Beristirahat yang cukup

Saat berkendara di bulan puasa, bikers juga harus tetap waspada dengan rasa ngantuk. Untuk para bikers yang melakukan perjalanan jarak pendek, sempatkan beristirahat selama 10 menit.

“Lakukan istirahat setelah 1 sampai 2 jam berkendara, namun apa bila ngantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun segera beristirahat,” ujarnya.

Baca juga:  Sambut Hari Kartini, AHM Gelar Berbagai Kegiatan untuk Kaum Hawa

4. Berpikir Positif

Menjaga perilaku berkendara saat di jalan raya mungkin mudah dalam kondisi lalu lintas normal. Tapi dalam kondisi lalu lintas yang padat atau macet saat puasa bisa mempengaruhi emosi bikers, apalagi menjelang buka puasa.

“Salah satu cara mencegah emosi adalah dengan selalu berpikir positif terhadap pengendara lainnya,” lanjut Johanes.

5. Menjaga Toleransi

Melihat perilaku bikers yang kurang tepat dalam berkendara juga dapat memancing emosi, seperti menyerobot jalanan, berkendara melawan arus maupun menggunakan trotoar.

Pada kondisi seperti ini, bikers harus mengedepankan toleransi dan rasa sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi serta tetap mampu mengendalikan emosi saat berpuasa. [dp/MTH]