Mitsubishi Siap Jor-joran SUV, Crossover dan MPV di ASEAN


TOKYO (DP) – Mitsubishi terus menggeliat dan siap tampil lebih agresif lagi untuk menancapkan kuku lebih dalam lagi di pasar ASEAN. Bagaimana strateginya?

Kenapa ASEAN? Karena kawasan ini menjadi penyumbang besar penjualan Mitsubishi, terutama berkat larisnya Xpander di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan Filipina.

Di ASEAN, Mitsubishi mencatat penjualan 5 persen lebih tinggi dari yang diperkirakan. Untuk itu, si Tiga Berlian ini siap jor-joran model anyar, terutama untuk crossover dan Light Commercial Vehicles (LCV) atau kendaraan niaga ringan serta MPV tentunya.

Untuk saat ini, fokus utama Mitsubishi di ASEAN adalah menambah varian dan siklus hidup Xpander. Mitsubishi sendiri belum mengatakan apapun untuk model populer ini. Tapi sepertinya mereka akan memperpanjang siklus hidup Xpander dari biasanya selama lima tahun untuk model Jepang.

Nah, jika begitu, ada peluang Xpander akan lahir varian hybrid atau diesel. Tapi soal ini, waktu yang akan bicara.

Baca juga:  Suzuki Targetkan 350 Unit Terjual di GIIAS Surabaya 2018

Lalu, bagaimana dengan model crossover dan LCV? Sepertinya Mitsubishi juga belum mau buka-bukaan. Tapi, seperti dilansir media Jepang, mereka merencanakan model wagon mungil dalam kategori kei car. Namun, untuk pasar ASEAN kemungkinan model ini akan mengusung mesin minimal 1.000cc, bukan 660cc seperti di Jepang.

Kemungkinan lain untuk model anyar di segmen crossover adalah all-new Outlander. Seperti diketahui, Outlander yang ada sekarang usianya sudah 7 tahun, jadi sudah waktunya ganti model baru.

Mengacu pada jalinan aliansi dengan Nissan, boleh jadi Outlander terbaru akan berbasiskan Nissan X-Trail.

Di segmen mobil niaga ringan, new Triton sudah debut akhir tahun lalu. Juga untuk L300 sudah mengusung mesin diesel anyar berstandar Euro 4.

Tapi dengan Mitsubishi menginginkan kue pasar yang lebih besar di segmen kendaraan niaga, ada peluang new Delica bakal diluncurkan, termasuk mengakomodasi pasar dengan setir kiri seperti Filipina. Menarik untuk menunggu gebrakan Mitsubishi di ASEAN. [dp/TGH]