Terminal BBM Jakarta Alihkan Pasokan Buat Pemudik

Kesiapan arus balik Lebaran 2019, Pertamina akan mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal.

JAKARTA (DP) – Sesuai prediksi Korlantas Polri, puncak arus mudik Lebaran diperkirakan jatuh pada 31 Mei nanti. Sebanyak 77.000 kendaraan diprediksi akan bergerak meninggalkan Jakarta menuju kampung halamannya di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Timur, bahkan ke Sumatera.

Meski kelenggaan arus lalu lintas bakal terjadi di Ibu kota, bukan berarti Terminal BBM Jakarta Group mengurangi pasokannya. Terminal BBM yang terdiri dari TBBM Plumpang dan Priok berkapasitas 433.700 kilo liter ini, biasanya memasok kebutuhan BBM di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan sebagian Bekasi.

Saat warga Jabodetabek mulai mudik, kedua TBBM tersebut akan dialih fungsikan untuk sementara waktu guna mendukung suplai pasokan pemudik pada saat diberlakukannya jalur satu arah di jalur tol KM 70 hingga KM 267.

General Manager Marketing Operation Region III, Tengku Fernanda mengatakan, pada saat arus mudik penyaluran BBM dari Terminal BBM Jakarta Group akan meningkat 32% pada H-6 atau besok (Kamis, 30/5) dari rata-rata penyaluran harian.

Baca juga:  Auto2000 Sediakan Tujuh Layanan Buat Pemudik

“Peningkatan ini dikarenakan SPBU yang berada di wilayah Jawa Barat yaitu di Karawang, Bekasi dan sekitarnya ada aturan satu jalur di ruas tol Trans Jawa, maka pasokan BBM akan dipasok dari Terminal BBM Jakarta Group. Sebelumnya, dipasok dari Terminal BBM Cikampek,” kata Fernanda.

TBBM Jakarta Group yang diperkuat dengan 268 unit mobil tangki, pada arus mudik nanti juga mengirimkan Mobil Tangki bantuan untuk operasional di TBBM Tanjung Gerem sebanyak 5 unit, dan untuk TBBM Cikampek sebanyak 15 unit.

Fernanda berharap kesibukan penyaluran BBM di jalur mudik, tetap bisa terlayani dengan baik, karena didukung penuh oleh Terminal BBM Jakarta Group.

“Artinya meski warga Jakarta mudik, Terminal BBM Jakarta Group tetap pasok kebutuhan pemudik berkoordinasi dengan Terminal BBM lainnya,” pungkas Fernanda. [dp/MTH]