Turun, Kecelakaan di Tol Cipali Sepanjang Mudik dan Balik Lebaran

PT LMS mencatat terjadi penurunan jumlah kecelakaan sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2019 di Tol Cipali. Foto: Antara

JAKARTA (DP) – Dua diskresi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2019, cukup ampuh menekan angka kecelakan yang di terjadi di sepanjang Tol Trans Jawa.

Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) misalnya. Seperti dilansir NTMC, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mencatat jumlah kecelakaan lalin di ruas tol tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Firdaus Aziz, Vice President Director PT LMS menyebutkan sejak H-10 Lebaran hingga Sabtu (8/6) kemarin, sebanyak 43 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipali. Angka tersebut, menurut Firdaus, menurun hingga 30,64%.

“Sampai H+3 (Sabtu kemarin), 43 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi, tahun lalu mencapai 62 kecelakaan,” kata Firdaus, Minggu (9/6).

Sementara untuk korban meninggal dunia sebanyak dua orang dari 43 kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Untuk tahun lalu korban meninggal dunia mencapai tiga orang dari 62 kecelakaan lalu lintas.

“Dilihat datanya relatif ada penurunan (kecelakaan lalu lintas). Kita sudah siagakan petugas untuk mengatur arus di tol,” ucap Firdaus.

Saat arus mudik, PT LMS mengoperasikan sebanyak 38 loket transaksi tol dan menambah 12 mobile reader. Bahkan, jumlah petugas tol dan pengatur jalan tol pun ditambah.

“Petugas tol saat arus mudik sebanyak 90 orang, sekarang untuk arus balik kita tambah menjadi 120 orang. Kalau untuk petugas pengatur jalan waktu arus mudik hanya 18 orang, sekarang kita tambah jadi 24 orang,” pungkasnya. [dp/MTH]