Tantangan Kreatif Builder Kota Anging Mammiri di SML Battle 2019

Suryanation Motorland Battle 2019 telah memasuki kota ketiga yang dijadwalkan digelar di Kota Makassar, akhir pekan ini.

DAPURPACU – Rangkaian even Suryanation Motorland 2019 berlanjut ke kota ketiga dari lima lokasi yang dijadwalkan digelar tahun ini. Dihelat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 7 September nanti, SML 2019 bakal menantang para builder di Kota Anging Mammiri tersebut.

Suryanation Motorland Battle di wilayah Timur Indonesia kali ini bakal berlangsung di area Phinisi Point. Sebelumnya, SML Battle sukses dilaksanakan di Medan dan Palembang.

Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee, mengatakan dengan mengusung tema ‘Inspiration in Action’, di tahun kelima gelaran ini tetap menjanjikan konten-konten penuh inspirasi.

“Suryanation Motorland kembali hadir di kota ini dengan membawa bermacam konten dan konsep yang baru dan kami harap dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran bagi builder-builder yang hadir,” ujar Rizky.

Konten-konten menarik seperti Custom Bike Contest, Games, Booth Apparel dan juga F&B, bakal disajikan kepada pengunjung. Sajian freestyle show, pertunjukan live dari artworker, dan pertunjukan musik juga tersedia, selain booth artworkers dari Freeflow, Never Too Lavish dan Petrichor Tattoo.

Baca juga:  Hadirkan Custom Motor Menarik, Ribuan Orang Banjiri SML Makassar

Pengunjung yang datang juga bisa melihat beberapa tenant yang akan hadir di lokasi acara yaitu: Tigrehood, Von Dutch dan juga booth dari Royal Enfield, Kawasaki dan Ducati. Penampilan dari band Noah dan Bondan Prakoso juga akan menjadi acara penghibur bagi pengunjung yang akan datang ke lokasi acara.

Paling dinanti tentunya ditampilkannya jajaran modifikasi motor dari berbagai kelas yakni kategori dibawah 250cc (U250cc) dan diatas 250cc (A250cc).

Untuk kelas yang dipertandingkan meliputi Kelas Chopper/Bobber U250cc, Scrambler/Tracker U250cc, Cafe Racer U250cc, Street Cub/Choppy Cub U250cc, Sport FFA, Chopper/Bobber A250cc, Scrambler/Tracker A250cc, Free For All (FFA), dan Exhibition Class.

Untuk kelas eksibisi terbagi menjadi Classic Bikes, Classic Scooter, Matic Custom, Moto-Art: Pinstripe dan Lettering, Best American V Twin, Best Mini Bike, Best Painting dan Recognition Awards (Suryanation Committee Pick, Media Pick dan Judges Pick).

Baca juga:  Hadirkan Custom Motor Menarik, Ribuan Orang Banjiri SML Makassar

Veroland dari Kickass Choppers dan Dodi Irhas dari Dodi Chrome Cycles, kembali didapuk sebagai juri, dengan tambahan juri internasional yang didatangkan langsung dari Jepang yaitu Kaichiroh Kurosu.

Kaichiroh merupakan salah satu builder motor yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia dikenal memiliki pengetahuan luas dan lengkap dari sisi mekanis sepeda motor, serta memiliki keterampilan yang luar biasa dari perjalanan karirnya yang luar biasa.

Karya-karya yang dihasilkan olehnya seringkali mendapatkan pengakuan dari dunia custom internasional. Kaichiroh juga pernah terlibat dalam pembuatan Iconic Bike HD Sportster W Engine pada 2017, bersama M. Yusuf Adib dari Psycho Engine dan Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycle Jogjakarta.

Untuk Iconic Bike tahun 2019 ini akan dikerjakan oleh workshop dari Bali yaitu Smoked Garage Indonesia. Smoked Garage Indonesia yang sudah beberapa kali mengikuti ajang Custom Bike Contest Suryanation Motorland dan dikenal sebagai workshop yang banyak menghasilkan karya yang luar biasa dan banyak mendapatkan apresiasi dari builder lokal dan internasional.

Baca juga:  Hadirkan Custom Motor Menarik, Ribuan Orang Banjiri SML Makassar

Seperti di Medan dan Palembang, sebagai rangkaian awal acara Suryanation Motorland di Makassar akan diadakan perjalanan Suryanation Ride bersama Bucek dan Ade Habibie. Keduanya bersama beberapa rider lain akan melakukan perjalanan untuk mengunjungi beberapa lokasi eksotis yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

“Tahun ini kami berharap pecinta dunia custom dan roda dua di Makassar bisa mendapatkan inspirasi. Kegiatan Suryanation Ride yang kami adakan juga diharapkan bisa menguatkan persaudaraan sesama bikers sehingga dunia custom bike di sini makin berkembang,” tutup Rizky. [dp/MTH]