Toyota Indonesia Tunjukkan Ragam Kendaraan Elektrifikasi di IEMS 2019


DAPURPACU – Bentuk dukungan Toyota pada pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia dibuktikan dengan keikutsertaannya pada ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019. Deretan kendaraan ramah lingkungan diperlihatkan kepada pengunjung selama pameran berlangsung.

Empat jenis teknologi yang terangkum dalam empat produknya ditampilkan, meliputi C-HR Hybrid Electric Vehicle (HEV), Prius PHEV, i-ROAD Battery Electric Vehicle (BEV) dan Mirai untuk teknologi Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono menuturkan bahwa Toyota akan terus berupaya menghadirkan teknologi kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di setiap negara termasuk Indonesia.

“Tak hanya itu, kami juga memiliki perhatian yang tinggi untuk dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan industri kendaraan elektrifikasi, termasuk di dalamnya industri rantai pasok,” tambah Warih.

Dengan begitu, lanjutnya lagi, Indonesia mampu memenuhi permintaan pasar domestik serta berpotensi untuk merambah pasar ekspor, karena tren global saat ini adalah menuju kendaraan rendah emisi.

Baca juga:  Resmi Meluncur, All New Corolla Altis Tidak Lagi 'Dilebeli' Sedan Kompak

Sebagai informasi, Toyota telah memperkenalkan Prius sebagai model HEV perdana yang mengaspal di pasar domestik pada 2009. Selain Prius, juga tersedia ragam pilihan kendaraan berteknologi hibrida di Indonesia, seperti Camry, Alphard serta C-HR.

Tidak hanya teknologi kendaraan elektrifikasi, pilihan teknologi flexi engine yang dapat mengakomodasi bahan bakar berbasis nabati/bio seperti biodiesel dan etanol juga tersedia, bahkan ethanol engine telah diekspor utuh sejak tahun 2012 ke Argentina.

“Ragam pilihan teknologi kendaraan ramah lingkungan yang tercakup dalam elektrifikasi dan flexi engine diperlukan, mengingat kebutuhan setiap konsumen berbeda sehingga dapat mendukung populasi penggunaan yang masif untuk memberikan manfaat maksimal,” imbuh Warih.

President Director Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, menyebutkan Toyota secara aktif menyambut baik upaya Pemerintah Indonesia dalam akselerasi penerapan teknologi maju.

“Memasuki tahun ke-10 dari teknologi elektrifikasi Toyota yang dipasarkan di Indonesia, kami sangat excited bahwa Pemerintah Indonesia mempunyai perhatian serius pada kendaraan elektrifikasi guna menjaga lingkungan yang lebih baik di masa depan,” ujar Nakata.

Baca juga:  Wuling Hadirkan Baojun E200 di ajang IEMS 2019

Sebelumnya, Toyota Indonesia turut serta dalam riset komprehensif kendaraan elektrifikasi hasil kerja sama antara Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Ristekdikti RI serta enam Universitas untuk penyediaan alat bantu riset.

Keenam perguruan tinggi itu yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Udayana, diberikan alat bantu riset berupa 18 unit mobil (6 Prius HEV, 6 Prius PHEV, and 6 Corolla mesin bakar internal), data logger, fasilitas charging, dan asistensi teknik. [dp/MTH]