Hadirkan Custom Motor Menarik, Ribuan Orang Banjiri SML Makassar


DAPURPACU – Perhelatan Suryanation Motorland (SML) Battle di Kota Makassar berlangsung seru dan menarik, dengan kemunculan berbagai motor modifikasi dari berbagai aliran. Memasuki kota ketiga dari ajang tersebut, SML Battle Makassar dibanjiri pengunjung tak kurang dari 31 ribu orang yang memadati venue di Phinisi Point, Sabtu (7/9) lalu.

Para builder roda dua di Kota Makassar pun cukup jitu menyajikan tema custom menarik yang disuguhkan kepada pengunjung. Bahkan tim juri yang salah satunya berasal dari Jepang yaitu Kaichiroh Kurosu dari Cherry’s Company mengaku takjub.

Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee, mengaku bahwa antusiasme dari pecinta custom dan roda dua di Makassar untuk tahun ini sangat luar biasa.

“Dari awal acara sampai dengan malam hari terlihat pengunjung tidak henti berdatangan ke lokasi acara. Suatu kebanggaan bagi kami melihat kehadiran acara ini dinanti oleh masyarakat kota Makassar,” ujar Rizky, dalam siaran resminya, Senin lalu.

Baca juga:  Tantangan Kreatif Builder Kota Anging Mammiri di SML Battle 2019

Kekaguman pengunjung terlihat dari takjubnya mereka pada jajaran motor custom yang mengikuti ajang Custom Bike Contest. Total ada 131 unit motor dari berbagai aliran modifikasi unjuk kebolehan dalam mengobrak-abrik tunggangan.

Pengunjung pun disajikan permainan menarik, melihat pertunjukan Live Artworker dari Freeflow, Petrichor Tattoo dan juga Never Too Lavish, menikmati area F&B dan juga melihat apparel-apparel dari Tigrehood dan juga Von Dutch.

Menjelang malam hari, penampilan dari Bondan Prakoso yang ditutup dengan penampilan dari Noah juga berhasil membuat lokasi acara tetap dipadati oleh pengunjung hingga menjelang tengah malam.

Secara keseluruhan dewan juri yang melakukan penilaian kali ini memberikan pandangan mengenai meningkatnya kualitas karya peserta pada tahun ini. Kaichiroh mengaku ada peningkatan kualitas dari tahun ke tahun.

“Teknologi internet bisa sangat membantu builder untuk mendapatkan referensi dalam membuat sebuah motor. Satu hal menarik, saya mendapatkan inspirasi dari salah satu motor milik peserta yang mengikuti kontes,” ucapnya.

Baca juga:  Tantangan Kreatif Builder Kota Anging Mammiri di SML Battle 2019

Jumlah peserta Custom Bike Contest Suryanation Motorland di Makassar kali ini merupakan yang terbanyak jika dibandingkan dengan dua kota sebelumnya yaitu Medan dan Palembang.

Veroland dan Dodi Chrome Cycles menambahkan dari segi gaya custom juga lebih bervariatif, ini menandakan bahwa builder-builder lokal sudah semakin berani menampilkan karya terbaik mereka.

Peraih gelar ‘Best of The Best’ tahun ini, menurut Rizky, merupakan salah satu wujud kerja sama yang luar biasa dan jadi tujuan dari Suryanation Motorland untuk terus memberikan inspirasi kepada builder-builder Indonesia.

“Ketika mereka mendapatkan sebuah inspirasi akhirnya mereka mulai membuat sebuah karya yang luar biasa,” tutup Rizky.

Untuk SML Battle berikutnya akan singgah di Denpasar, Bali pada 28 September nanti. Setelah di Surabaya (19 Oktober) dan puncak dari SML Battle tahun ini berakhir di Jakarta pada November mendatang. [dp/MTH]