Optimisme Doni Tata Berebut Tahta di Kandang Juara Bertahan


DAPURPACU – Ajang kompetisi Trial Game Asphalt (TGA) musim 2019 telah memasuki putaran ketiga dari lima putaran yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Yogyakarta jadi kota berikutnya dalam perhelatan garapan 76 Rider tersebut.

Berlangsung di Sirkuit Stadion Mandala Krida, 21 September nanti, persaingan tiga rider teratas yaitu Farudilla Adam, Tommy Salim dan juara bertahan Doni Tata diyakini bakal menyajikan suguhan persaingan yang ketat di kelas yang mereka ikuti.

Saat ini, ketiganya merupakan penghuni papan atas klasemen sementara kelas FFA 250, di mana Farudilla tentu tak rela posisinya di puncak klasemen digeser oleh Tommy yang berada di posisi kedua yang hanya terpaut 10 poin saja dengan 87 poin.

Doni Tata

Sementara sang juara bertahan TGA dua tahun berturut-turut, Doni Tata tak ingin kecolongan saat dirinya berlaga di tanah kelahirannya tersebut. Selama dua seri lalu, Doni mampu mengumpulkan angka 84 poin.

Baca juga:  Faerozi Dampingi Galang Hendra di WSS300 Seri Qatar

Doni berjanji bakal tampil all out di hadapan publiknya sendiri. Dukungan penuh dari masyarakat Kota Gudeg tentu diharapkan agar berbuah kemenangan. Bukan tak mungkin dia bakal gaspol untuk mendongkrak posisinya dari urutan ketiga.

Sebagai informasi, Trial Game Asphalt 2019 sebelumnya telah terlaksana di Boyolali pada 23 Februari, lalu berlanjut seri kedua di Purwokerto pada 22 Juni lalu.

“Target saya bisa sapu bersih podium FFA 450 dan 250, karena tahun ini saya sama sekali belum menduduki peringkat pertama di semua kelas. Saya fokus melibas semua race tersisa, di Yogyakarta, Malang, dan Semarang. Semua harus nomor satu,” tegas mantan pebalap Moto2 ini.

Farudilla Adam, pemuncak klasemen sementara kelas FFA 250.

Kerasnya atmosfir balapan di Trial Game Asphalt musim ini juga diakui oleh Doni. Imbasnya, catatan waktu rider kelahiran Sleman ini sempat kendor di dua seri awal.

“Persaingan tahun ini makin kompetitif. Selain banyak rider top, tim-tim juga lebih fokus meriset motornya. Makin kencang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Intinya semua tim jauh lebih siap,” lanjut Doni.

Baca juga:  Pebalap Indonesia Nihil Podium di Sirkuit Jerez

“Utamanya meningkatkan performa mesin. Selama ini motor saya agak kurang kompetitif di 250. Mudah-mudahan riset selama off season ini bisa membuahkan hasil bagus di seri ketiga ini,” beber Doni dalam mempersiapkan tunggangannya. [dp/MTH]