Pertaruhan 'Harga Diri', Doni Tata Rebut Podium di Kandang | dapurpacu.id

Pertaruhan ‘Harga Diri’, Doni Tata Rebut Podium di Kandang


DAPURPACU – Doni Tata akhirnya penuhi janjinya saat laga seri ketiga Trial Game Asphalt (TGA) Yogyakarta, akhir pekan lalu. Bermain di kelas FFA 250 dan FA 450, Doni mampu mengukir podium di dua kelas utama tersebut.

Meski begitu, laga dramatis tercipta saat dia memacu di kelas FFA 250 yang berlangsung selama dua race tersebut (Moto 1 dan Moto 2). Atmosfer memanas sudah terlihat sejak sesi kualifikasi, antara Doni, pebalap asal Surabaya Tommy Salim dan pemuncak klasemen sementara Farudilla Adam.

Hasilnya, pebalap yang juga kakak dari Gerry Salim ini berhasil meraih pole position, disusul Doni dan Farudilla di posisi ketiga. Pertarungan di Stadion Mandala Krida ini berlanjut keesokkan harinya, dengan tetap membawa aura persaingan antara Tommy dan Farudilla.

Melihat dirinya masih tertinggal jauh dari pemuncak klasemen, Doni pun bertekad memperbaiki poin di dua race tersebut. Strategi untuk bisa bermain lepas di hadapan publik sendiri, mau tak mau harus dijalankan oleh Doni.

Adu strategi untuk sebisa mungkin menggapai tikungan pertama pun dijalankan oleh ketiganya. Tapi apa daya race pertama harus berakhir dengan podium ketiga bagi Doni, usai Tommy mampu mengasapinya dengan finis pertama dan Farudilla di podium kedua.

Tak ingin mengalami kondisi serupa, Doni pun berupaya keras pada race kedua (Moto 2). Tapi disinilah kejadian dramatis dialami oleh Tommy dan Farudilla. Saling adu kecepatan di berbagai sektor, memang keduanya berhasil meninggalkan Doni dengan selisih cukup pendek yang menguntir di urutan ke tiga.

Namun, justru kondisi inilah yang mendatangkan keberuntungan bagi Doni. memanfaatkan senggolan yang terjadi antara Tommy dan Farudilla di tikungan, membuat Doni langsung memacu tunggangannya secepat mungkin dan menciptakan gap waktu cukup jauh.

Doni akhirnya berhasil menginjak garis finis dengan catatan waktu 7 menit 33,919 detik, disusul Tommy di tempat kedua usai melewati rekan setimnya Surya Narayana. Atas kejadian itu, Farudilla pun harus puas finis di posisi keempat.

Dengan hasil di moto 2 ini, Doni berhasil penuhi janjinya untuk naik podium pertama di hadapan warga Yogyakarta.

“Alhamdulillah, saya bisa buktikan kalau di Yogyakarta saya bisa menang. Perjalanan race begitu sengit, tapi saya terus semangat untuk memberikan yang terbaik,” papar Doni Tata usai melakukan selebrasi.

Hasil race di seri Yogyakarta (moto 1 dan Moto 2) ini membuat Doni berhasil mengumpulkan 45 poin. Sementara Tommy berada di posisi teratas dengan 47 poin, dan Farudilla nongkrong di peringkat ketiga dengan 40 poin.

Meski begitu, pebalap kelahiran Malang ini masih bertengger di posisi puncak klasemen sementara, di mana Farudilla unggul tipis dari Tommy dengan selisih 3 poin. Sedangkan Doni masih menempati urutan ketiga dengan 129 poin.

Tommy Salim

Menyisakan dua seri berikutnya yaitu Malang dan Semarang, tentu bukan hal mudah bagi Doni untuk merebut poin penuh. Pasalnya, Farudilla tentu bakal tampil all-out di hadapan publiknya sendiri di Malang.

Atmosfer berbeda bakal dihadapi Doni, walau dirinya bakal berjibaku agar titel juara umum Trial Game Asphalt yang diraih selama dua tahun berturut-turut tetap berada digenggamannya.

“Yang jelas ke depannya saya akan lebih konsisten dan fokus di seluruh race yang tersisa. Saya optimis juara, champions itu tidak ada kata menyerah,” pungkas Doni.

Setelah Yogyakarta, Trial Game Asphalt 2019 akan berlanjut ke dua seri terakhir. Yaitu di Malang pada 18 – 19 Oktober dan Semarang 13 – 14 Desember. [dp/MTH]

TIGA TERATAS KLASEMEN SEMENTARA FFA 250
– Farudilla Adam (127) 137 poin
– Tommy Salim (75) 134 poin
– Doni Tata (5) 129 poin