Pebalap Indonesia Nihil Podium di Sirkuit Jerez | dapurpacu.id

Pebalap Indonesia Nihil Podium di Sirkuit Jerez

Mario Suryo Aji (#34) saat berlaga di kelas CEV Moto3 Junior World Championship.

DAPURPACU – Tiga pebalap Indonesia harus memupuskan harapan setinggi langitnya saat berlaga pada putaran keenam ajang balap CEV World Championship, yang berlangsung di Sirkuit de Jerez Angel Nieto, akhir pekan lalu (29/9).

Baik Mario Suryo Aji, Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar dan Gerry Salim harus puas mengisi posisi top 10 di kelasnya masing-masing. Super Mario yang berlaga di kelas CEV Moto3 Junior World Championship, yang start dari posisi ketiga dan terjatuh pada balapan pertama, harus puas finis di urutan ke-9 pada balapan kedua.

Finis di posisi ke-9 ini, Mario mendapatkan tambahan poin penting yang membawanya naik ke posisi ke-16 klasemen FIM Moto3 Junior World Championship dengan 26 poin.

Begitu juga dengan Andi Gilang dan Gerry yang finis di urutan 8 dan 9. Diklaim pencapaian ini menjadi yang terbaik sepanjang musim tersebut.

“Kami mencatat kemajuan besar pada akhir pekan ini. Saya terjatuh pada balapan pertama yang mempengaruhi kepercayaan diri saya saat menjalani balapan kedua, dengan kondisi lintasan yang sangat berbeda,” ujar Mario.

“Kondisinya lebih panas saat balapan kedua yang membuat balapan jadi sulit, karena saya harus bersaing ketat di grup besar, meskipun akhirnya bisa finis di posisi ke-9,” tambahnya lagi.

Sementara di CEV Moto2 European Championship, perolehan serupa juga diraih oleh Andi dan Gerry. Adik kandung Tommy Salim ini memulai balapan dari posisi start ke-13, dan Andi di posisi ke-16. Keduanya terdorong ke belakang saat persaingan sengit pada awal balapan.

Meski begitu baik Andi dan Gerry terus berupaya untuk dapat memperbaiki posisi sepanjang sisa balapan, hingga setelah bersaing sebanyak 17 putaran Andi berhasil finis di posisi ke-8, sementara Gerry finis ke-9.

Dengan hasil ini, kedua pebalap saat ini sama-sama mengoleksi 23 poin, dengan Andi berada di posisi ke-16, sementara Gerry ke-17.

“Saya mendapatkan feeling yang bagus dengan motor ketika balapan. Berupaya masuk ke grup terdepan pada lap ke-10, ketika saya mendapatkan posisi ke-9, motor mulai sliding pada ban belakang dan saya tidak bisa memaksa lagi,” kata Gerry.

“Kami mendapatkan setting motor terbaik ketika memulai jalannya balapan. Ini merupakan akhir pekan yang positif dan kami akan belajar dari pengalaman terutama saat menghadapi sesi kualifikasi, karena kami harus bekerja keras untuk bisa bergabung di grup depan,” imbuh Andi.

Putaran ketujuh CEV International Championship selanjutnya akan di gelar di sirkuit Albacete, Spanyol, pada 13 Oktober 2019. [dp/MTH]