Marquez Alami Luka Memar Imbas Kecelakaan Hebat di Buriram | dapurpacu.id

Marquez Alami Luka Memar Imbas Kecelakaan Hebat di Buriram


DAPURPACU – Latihan pembuka di Sirkuit Buriram, pada lanjutan gelaran MotoGP Thailand, Jumat (4/10), diwarnai dengan kecelakaan hebat yang dialami oleh Marc Marquez. Pada sesi latihan bebas pertama ini, pebalap Honda Repsol ini mengalami high side di tikungan 7.

Sejatinya, The Baby Alien mampu menorehkan waktu terbaik sepanjang sesi FP1 hingga menumbangkan Fabio Quartararo dan juga Maverick Vinales. Bahkan rival terdekatnya Andrea Dovizioso pun masih terseok-seok di bawah dirinya.

Awal kejadian adalah lima menit sebelum berakhirnya FP1. Menggunakan ban jenis soft compound pada buritan kehilangan grip begitu memasuki tikungan ke-7. Akibatnya dia terlempar dari motor dan selama beberapa detik dalam posisi berlutut di gravel.

Secepat kilat marshal pun berlarian menghampirinya untuk membantu, sebab kondisi Marquez seperti dikutip Speedweek hampir tidak bisa bergerak jika tidak mendapat bantuan.

Sejurus kemudian Marquez segera diboyong ke dalam ambulance untuk segera dilarikan di rumah sakit setempat. Kondisi Honda RC213V pun terbilang mengalami kerusakan parah, bahkan ban belakang lepas dari peleknya.

Team Manager Repsol Honda, Alberto Puig mengatakan bahwa Marquez seperti mendapat perlindungan dari para malaikat di FP1 tersebut. Di hadapan media Puig mengklaim kondisi pebalap andalannya tersebut baik-baik saja meski mengalami memar.

“Seperti yang Anda lihat Marc mengalami kecelakaan cukup hebat. Setelah diperiksa kondisi secara keseluruhan, Marc hanya mengalami memar di punggung dan kaki, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami beruntung hari ini,” ucap Puig.

Puig menambahkan banyak faktor yang membuat Marquez mengalami kejadian tersebut. Bila dilihat kronologinya, usai melibas trek lurus, posisi Marc tidak berada di jalur yang benar.

Terlalu jauh dari racing line, dan ban belakang nampaknya ‘mengais’ kotoran di sana. Hal inilah yang menjadi dugaan terkuat terjatuhnya Marquez.

“(Kondisi) Ban yang kotor berkontribusi besar Marc terjatuh. Sebab ban tidak sepenuhnya bersih begitu masuk ke lintasan kembali, sementara kecepatan Marc tidak terlalu cepat (saat masuk tikungan) dan ban belakang butuh temperatur suhu yang tepat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Marquez ingin mengambil momentum di MotoGP Thailand untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini. [dp/MTH]