Yuk Simak Cerita Unik Pemenang Daihatsu Setia

Mey Wulandari, salah satu pemenang trip ke Jepang dari program Daihatsu Setia 2019.

DAPURPACU – Menuju penghujung akhir 2019, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan para pemenang program Daihatsu Setia 2019. Total sembilan pemenang yang berasal dari sembilan area.

Pemenang terpilih ini berhasil memenuhi kriteria yang ditentukan yakni berdasarkan jumlah unit Daihatsu yang sedang dan pernah dimiliki, serta pengalaman unik namun berkesan bersama mobil Daihatsu kesayangannya.

Syamsunihar Hasibuan misalnya. Wanita asal Medan, Sumatera Utara, ini mengangkat pengalamannya pernah membantu persalinan salah satu pasiennya di dalam Xenia miliknya. Ceritanya tersebut mengantarkannya mendapat hadiah utama jalan-jalan ke Jepang.

Lalu ada Lim Sok Kwang yang memiliki kenangan manis masa kecil memakai Daihatsu bersama keluarga. Untuk mengenang masa indah tersebut, wanita kelahiran Kalimantan ini membeli Sirion dan mengajak ibu tersayang beraktivitas dengan mobil barunya itu.

Kemudian Agus Fuad Ridwan (Tasikmalaya), yang bercerita dengan Daihatsu Hijet-nya ini dirinya berhasil mendapatkan pujaan hati. Sedangkan Mey Wulandari berhasil memperbaiki Daihatsu Espass sendiri.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Berkat keahliannya tersebut wanita asal Yogyakarta yang juga saat ini bekerja sebagai guru otomotif, dikagumi para murid-muridnya.

Pengalaman unik lainnya diceritakan oleh Djody Rawung, seorang pengusaha kopra asal Manado, Sulawesi Utara. Kesuksesan karirnya diawali saat Djody memiliki Espass pick up, dan hingga kini selalu mengganti mobilnya dengan lini produk Daihatsu.

Sementara Roberto Hadi, seorang pengusaha rental Xenia yang telah ia lakoni sejak di bangku SMA. Sekarang, Hadi memiliki 22 unit Daihatsu untuk dijadikan shuttle car.

Ada lagi Dewa Nyoman Mertayasa. Pria asal Bali yang berkarir sebagai Auditor PT Pos Indonesia ini mengaku mendapatkan untung besar karena membeli Xenia. Unit ini ia beli dengan program seharga Rp36 juta, kemudian dijual kembali seharga Rp105 juta.

M. Pulungan (DKI 1) merupakan aktivis Yayasan Ibu dan Sanggar Roda yang bergerak di kesejahteraan anak. Pria ini mengaku selalu memakai dan mengganti Gran Max-nya dengan warna hitam. Saat ini total ada 7 unit Gran Max yang dimilikinya.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Terakhir adalah Mirka Yulianti (DKI 2), seorang anak pelaut dengan ibu yang selalu memakai Hijet untuk beraktivitas saat dirinya masih kecil. Untuk mengenang ibunya, Mirka dan saudaranya selalu membeli mobil yang semuanya bermerek Daihatsu, merek kesayangan sang ibu.

Selain ke Jepang, hadiah jalan-jalan untuk pemenang lain adalah ke Labuan Bajo dan Pulau Komodo untuk pemenang kedua, serta ke Sabang untuk pemenang ketiga.

Cerita para pemenang bisa diikuti melalui video yang Daihatsu di YouTube unggah melalui channel Daihatsu Sahabatku. [dp/MTH]

Previous article#AyoGasTerus, Cara Mitsubishi Fasilitasi Sisi Petualangan Masyarakat
Next articleTotal Oil Indonesia Tantang Drifter Pulau Dewata