Mercedes-Benz Belum Tergoyahkan di Segmen Premium | dapurpacu.id

Mercedes-Benz Belum Tergoyahkan di Segmen Premium


DAPURPACU – PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) berhasil meniagakan 3.344 unit mobil penumpang dan van sepanjang tahun lalu. Dengan pencapaian ini cukup memberikan bukti pabrikan asal Jerman tersebut mampu mempertahankan titel penjualan terbanyak diantara merek premium lainnya.

Diakui, skema ofensif di tengah melemahnya daya beli konsumen Tanah Air, jajaran produk baru dan facelift mampu berbicara banyak sehingga menuai hasil positif selama periode Januari- Desember 2019.

Tiga produk unggulan yaitu A-class, B-class dan New GLE turut berkontribusi besar terhadap keseluruhan hasil penjualan MBDI di Tanah Air. Padahal industri otomotif nasional terjadi penurunan hingga 12%.

Choi Duk Jun, President Director MBDI

Choi Duk Jun, President Director MBDI mengatakan hasil penjualan tahun lalu menggarisbawahi tetap kuatnya permintaan konsumen terhadap kendaraan Mercedes-Benz di Indonesia, bahkan di tengah-tengah industri otomotif yang menantang.

“2019 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Dengan memperkenalkan berbagai model-model terbaru tahun ini dan memperluas layanan Best Customer Experience, kami bermaksud untuk meningkatkan penjualan unit kami serta mempersiapkan daya saing jangka panjang,” tuturnya.

Choi menuturkan pihaknya mencatatkan permintaan yang tinggi terhadap Compact Cars (+6%), C-Class (+3%), serta GLC SUV (+12%). Begitu pun penjualan mobil van seperti V-Class, Vito, dan Sprinter, yang juga meningkat ke 118 unit mobil (+31%).

“Keberhasilan kami tahun lalu mencerminkan kesuksesan atas strategi ofensif model kami yang telah menarik perhatian pelanggan baru maupun lama,” tambah Kariyanto Hardosoemarto, Deputy Director, Sales Operations and Product Management MBDI.

Model Baru Mendorong Keberhasilan Penjualan

Seperti diketahhui, sepanjang 2019, MBDI meluncurkan berbagai model baru yaitu new A-Class, new B-Class, new CLA, new C-Class, serta E-Class dengan varian mesin baru termasuk Plug-in Hybrid, new GLE dan new G-Class.

Model C-Class tetap menjadi model terlaris dengan pangsa pasar 29% dari total keseluruhan penjualan, yang diikuti GLC dengan 19% pangsa penjualan. Sementara new A-Class, new B-Class, serta new CLA berkontribusi 18% pangsa pasar penjualan untuk kategori Compact Cars.

Penjualan di segmen SUV pun tak kalah menarik, di mana MBDI mengklaim setiap tiga unit Mercedes-Benz terjual adalah SUV. Disebutkan model-model seperti GLA, GLC, GLC Coupé, GLE, GLE Coupé, GLS dan G-Class menjadi kendaraan Mercedes-Benz terlaris di tahun 2019 (31%).

Seiring bertumbuhnya penjualan di segmen ini, MBDI pun berkomitmen untuk merakit New GLC dan New GLE secara lokal di Indonesia. Komitmen tersebut diumumkan pada bulan Desember lalu.

Mengawali tahun 2020, MBDI resmi meluncurkan dua model terbaru ke dalam portofolio jajaran produknya, yaitu New C 180 dan New Vito.

Hadirnya New C 180, menurut Choi, untuk melengkapi jajaran produk C-Class yang dirakit secara lokal di pabrik Mercedes-Benz yang berlokasi di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

Dia pun berjanji bakal menggelontorkan lebih dari 10 model baru atau penyegaran, termasuk kendaraan yang dirakit secara lokal sepanjang tahun ini.

“Kami terus menawarkan produk yang luas dan lengkap dengan teknologi inovatif serta desain emosional, yang berarti kami memiliki kendaraan yang tepat untuk setiap pelanggan,” pungkasnya. [dp/MTH]