Demi Pengembangan Produk, Goodyear Pilih Simulator ini | dapurpacu.id

Demi Pengembangan Produk, Goodyear Pilih Simulator ini

Simulator mengemudi Grade VI untuk optimalisasi kemampuan pengembangan produk-produk Goodyear.

DAPURPACU – Goodyear melakukan terobosan dalam pembuatan ban di masa depan melalui pemanfaatan alat simulator mengemudi dinamik Grade VI. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan pengembangan produk.

Unit VI-grade driving simulators terbaru ini yang terdiri dari model dinamik dan pertama bagi manufaktur ban.

Goodyear memilih Simulator COMPACT yang baru saja dikirimkan ke pusat inovasi milik Goodyear di Luxembourg dan Dynamic Driving Simulator DiM250 (Driver-in-Motion) yang akan diinstal di Akron, Ohio dalam beberapa bulan kedepan.

“Tingkat kecanggihan simulasi ini mendorong Goodyear membuat terobosan dalam pembuatan ban di masa depan, agar pelanggan dan pengemudi mendapat pengalaman berkendara yang paling prima,” ujar Chris Helsen, Senior VP dan Kepala bagian Teknologi Goodyear.

Chris pun berjanji untuk segera membagikan hasil dari pengujian di kedua tempat tersebut dalam waktu dekat kepada konsumen setianya.

Bagi produsen ban, tren pengembangan virtual ini menjadi sebuah siklus yang memberikan kesempatan lebar bagi departemen riset untuk lebih mengembangkan teknologi ban, memanfaatkan cara kerja simulasi dan memberikan jalan bagi Goodyear untuk bekerja secara lebih kolaboratif dengan manufaktur kendaraan dalam memenuhi OE (Original Equipment).

Baca juga:  Upaya Goodyear Tunjukan Dunia Pendidikan Buat Milenial

Simulator akan memberikan gambaran mobil saat dikemudikan dalam sejumlah situasi, sehingga memberikan virtual image dan respon kinerja dinamis ban yang harus dikembangkan.

Guido Bairati, VP Global Sales and Marketing VI-Grade mengaku senang pemanfaatan simulator mengemudi kami diadopsi juga oleh Goodyear.

“Visi Goodyear untuk memanfaatkan dan bekerja sama dengan kami pada program pelatihan khusus ini bertujuan memastikan efisiensi dalam operasional terkait simulator agar dapat memberi keunggulan kompetitif yang berbeda,” pungkasnya. [dp/MTH]