Performa Penjualan Lumayan, KTB Targetkan Lebih Baik Tahun ini | dapurpacu.id

Performa Penjualan Lumayan, KTB Targetkan Lebih Baik Tahun ini


DAPURPACU – Meski didera penurunan penjualan di sepanjang 2019 lalu, tidak lantas membuat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengecilkan ambisinya untuk tetap perkasa di segmen kendaraan komersial.

Bahkan, distributor resmi kendaraan truk dan bus Mitsubishi Fuso di Indonesia, ini tidak mengendurkan performa penjualan dengan menargetkan 46.900 unit pencapaian di tahun ini.

“Jumlah tersebut tergolong realistis mengingat prediksi pasar kendaraan niaga akan tumbuh sekitar 7% tahun ini,” ujar Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita, disela acara Media Gathering Fuso di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (11/2) lalu.

Kurita-san menuturkan bahwa bukan tanpa alasan pihaknya menargetkan angka penjualan tersebut bila berdasarkan analisa dan performa pasar kendaraan niaga selama 2019.

Penjualan Colt Diesel terus kuasai pasar LDT di sepanjang 2019.

Sebagai informasi, total kendaraan niaga yang berhasil dipasarkan pada 2019 lalu sebanyak 94.323 unit, turun 19% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 116.421 unit.

“Atas dasar inilah kita menargetkan angka tersebut sepanjang tahun ini, di mana kami pastikan lini produk light duty truck (LDT) kami masih mendominasi,” tambahnya.

Dari target itu, Colt Diesel kembali mendapat porsi terbesar yang diharapkan berkontribusi sebanyak 40.400 unit, sementara lini produk Fuso dan Fighter mendapat ‘jatah’ hanya 6.500 unit.

“Target ini naik sekitar 12,4% dari pencapaian KTB di tahun 2019 dengan menguasai market share sebesar 44,2%, atau setara dengan 41.736 unit,” imbuh Duljatmono, Sales and Marketing Director KTB, di tempat yang sama.

Dia pun menyebutkan bahwa sepanjang tahun lalu, penjualan Mitsubishi Fuso didominasi segmen LDT dengan produk Colt Diesel yang terjual 36.575 unit, dengan market share 55,4%.

Sedangkan di segmen medium duty truck (MDT), tambah Duljatmono, Fuso dan Fighter berhasil terjual sebanyak 5.161 unit dengan penguasaan pangsa pasar 23,4%.

Untuk itu, KTB berencana untuk menambah lagi varian Fighter di tahun ini hingga berjumlah 18 model, yang disesuaikan dengan kebutuhan diberbagai sektor, mulai dari logistik, infrastruktur, hingga agrikultur.

“Performa penjualan Fighter cukup baik selama 2019 lalu, yang terjual sebanyak 1.581 unit dari 15 varian yang kita tawarkan ke pasar,” pungkasnya. [dp/MTH]