Gelora E, Bentuk 'Patuhnya' DFSK Menghadirkan Kendaraan Ramah Lingkungan | dapurpacu.id

Gelora E, Bentuk ‘Patuhnya’ DFSK Menghadirkan Kendaraan Ramah Lingkungan


DAPURPACU – PT Sokonindo Automobile (DFSK) mewujudkan momen istimewa di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020, untuk memperkenalkan kendaraan niaga terbarunya, DFSK Gelora.

Dibalut dalam ‘baju’ minibus dan blind van, model yang dibekali mesin bensin dan listrik (electric vehicle/EV) ini merupakan jawaban DFSK untuk mendukung pemerintah.

Sejatinya, bentuk edukasi DFSK pada berkesinambungan akan kendaraan listrik sudah dimulai dengan pengenalan Glory E3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Dengan hadirnya Gelora E, ini menjadi produk kedua DFSK untuk kendaraan bermesin listrik di Tanah Air, seiring pesan pemerintah terkait percepatan kendaraan listrik yang terus digaungkan untuk memberikan iklim yang lebih sehat lagi.

Dalam sambutannya, Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile, menegaskan kehadiran kendaraan listrik Gelora E milik DFSK juga sebagai langkah lanjutan untuk menghadirkan model kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga:  DFSK Tawarkan Cicilan Ringan Hingga DP 0% Hingga Maret 2020

“Kami memperkenalkan Gelora E yang hemat energi, ramah lingkungan, luas, multifungsi, dan aman. Ini merupakan debutnya di Indonesia,” kata Barus, disela perkenalan Gelora E, Kamis lalu.

“Tekad Pemerintah untuk mempromosikan elektrifikasi kendaraan telah disampaikan secara tegas. Kami yakin ada prospek yang kuat akan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia,” ujarnya lebih lanjut.

DFSK Gelora E dibekali fitur pengisian daya cepat (fast charging), yang hanya butuh waktu sekitar 80 menit untuk pengisian baterai 20-80%. Dengan kondisi baterai ini, Gelora E diklaim mampu berjalan hingga 300 km.

DFSK Gelora Minibus bermesin bensin mulai ditunjukkan di booth DFSK

Sementara untuk pengisian biasa, mobil ini diklaim cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan kapasitas rata-rata 220V/16A selama 8-9 jam hingga kondisi penuh.

Menurut Alex, Gelora E diklaim hanya mengonsumsi daya sebesar 0,145 kWh per kilometer, atau setara dengan Rp239 per kilometer jika dikonversi ke rupiah.

Unsur keamanan, mobil ini juga dilengkapi battery safety system yang diklaim sudah komplit dengan langkah-langkah perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, serta anti-debu dan tahan air.

Baca juga:  DFSK Siagakan Layanan 'Spesial' di Tengah Pandemik Corona

Untuk Gelora versi mesin bensin memiliki mesin 1.5L DVVT yang sudah berstandar emisi Euro4, dan diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 107 hp dan torsi maksimum 148 Nm.

Meski belum sepenuhnya mengaspal resmi di Indonesia, DFSK Gelora bertenaga bensin dihargai sekira Rp175-189 jutaan. Sedangkan untuk Gelora E dibanderol sekira Rp469-499 juta. [dp/MTH]