Ganjil Genap di Ibu kota Ditiadakan Hingga 19 April | dapurpacu.id

Ganjil Genap di Ibu kota Ditiadakan Hingga 19 April


DAPURPACU – Ditlantas Polda Metro Jaya memperpanjang masa ‘libur’ untuk sistem ganjil-genap di wilayah DKI Jakarta, dari yang semula dijadwalkan berakhir pada 5 April lalu, diperpanjang hingga 19 April.

Perpanjangan sistem ganjil-genap ini karena melihat kondisi pandemi Covid-19 yang makin mengkhawatirkan di wilayah Ibu kota. Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, Minggu (5/4) lalu.

“Ganjil-genap yang semula ditiadakan sampai 5 April, diinformasikan diperpanjang hingga 19 April mendatang,” jelas Fahri, seperti dikutip dari laman Korlantas.

Ditlantas Polda akan mengevaluasi kembali kebijakan ini setelah masa perpanjangan berakhir. Perkembangan situasi dan kondisi di tengah pandemi Corona menjadi pertimbangan polisi.

“Setelah tanggal itu nanti akan kita evaluasi kembali dengan melihat perkembangan situasi terkait Covid-19 ini,” tambah Fahri.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menuturkan, selain meniadakan ganjil-genap, ia juga memerintahkan jajarannya untuk tidak melakukan razia maupun tilang.

Baca juga:  Evalube Bagikan 500 Makanan Berbuka Puasa dan Sembako

Namun, pelanggaran lalu lintas yang sifatnya berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas tetap akan ditindak. “Itu pun dengan memaksimalkan tilang e-TLE,” sambung Sambodo.

Sambodo mengatakan, hal ini juga dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan protokol Covid-19 untuk melakukan social distancing.

Di sisi lain, sebagian besar penduduk menerapkan work from home (WFH) selama masa tanggap darurat bencana virus Corona. Meski demikian, pelayanan seperti permohonan SIM baru dan perpanjangan tetap dibuka. Begitu juga pelayanan Samsar tetap beroperasi. [dp/MTH]