Karyawan Suzuki dan Klub Motor Bagi-bagi Masker di Pasar | dapurpacu.id

Karyawan Suzuki dan Klub Motor Bagi-bagi Masker di Pasar


DAPURPACU – Para Karyawan Suzuki divisi roda 2 melanjutkan aksi kepedulian untuk memutuskan penyebaran virus corona kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor di Jabodetabek.

Aksi membagikan ratusan masker non medis kepada masyarakat yang masih beraktivitas kali ini menggandeng Skywave Owners Club (SOC). Berlangsung pada 2 dan 4 Mei lalu, pembagian masker dilaksanakan di empat titik pasar tradisional.

Dipilihnya lokasi tersebut dikarenakan masih terjadi aktivitas. Di sana, SOC turut menerapkan aturan social distancing saat membagikan masker kepada masyarakat, yaitu dengan membatasi jumlah anggota yang turun ke lapangan.

Di setiap lokasi SOC menerjunkan 2 orang per titik. Tak lupa, perwakilan dari SOC turut memberikan edukasi ringan tentang pentingnya menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari pada masa pandemi seperti sekarang.

Adapun ke-empat titik itu yaitu Pasar Rebo (Jakarta Timur), Pasar Kopro dan Pasar Cengkareng (Jakarta Barat), serta Pasar Bojonggede (Bogor).

Baca juga:  Loyalis Datsun Asal Lampung Gelar Aksi Peduli

Proses pembagian masker pun berjalan tertib kepada pedagang, pengunjung pasar, petugas pasar, hingga pengendara sepeda motor yang melintas. Masyarakat pun antusias dengan adanya kegiatan ini.

Adi Marwadi, Divisi Sosial SOC mengatakan sebagai sesama masyarakat merasa perlu untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya memakai masker pada saat-saat wabah virus sekarang ini.

“Terima kasih atas perhatian dan support Karyawan Suzuki roda 2 yang telah menyediakan ratusan masker ini, sehingga banyak masyarakat yg terbantu dan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Baik para Karyawan Suzuki divisi roda 2 dan anggota Skywave Owners Club, sama-sama mengajak masyarakat lain untuk berpartisipasi menjalankan himbauan dan aturan Pemerintah saat ini yaitu dengan membatasi kegiatan luar rumah atau memberikan jarak saat berinteraksi sosial dalam jarak yang aman.

Hal ini bertujuan agar wabah yang sedang berlangsung saat ini dapat berhenti dengan lebih cepat dan aktivitas masyarakat dapat segera berjalan normal seperti biasanya. [dp/MTH]