Suzuki Tegaskan Tidak Akan Garap Motor Listrik Saat ini | dapurpacu.id

Suzuki Tegaskan Tidak Akan Garap Motor Listrik Saat ini


DAPURPACU – Era revolusi listrik nampaknya tidak berlaku bagi Suzuki roda dua. Atau setidaknya, belum saatnya untuk serius digarap oleh Suzuki. Di sisi lain, Suzuki melihat bahwa pasar belum lah siap untuk menerima motor listrik.

Kondisi ini terkuak oleh Wakil Presiden Pemasaran dan Penjualan Suzuki untuk India, Devashish Handa, seperti dilansir dari laman Autoevolution. Menurutnya, performa yang setara dengan motor konvensional, menjadi pertimbangan utamanya.

Handa pun menegaskan bahwa fokus Suzuki saat ini adalah bukan pada pengembangan sepeda motor listrik. Justru pihaknya tengah beradaptasi dengan cara penjualan baru, imbas dari krisis kesehatan akibat dari pandemi Covid-19.

“Kami terus mengamati kondisi ini dengan sangat hati-hati, namun perjalanan motor listrik belum lah konsisten,” kata Handa dalam wawancaranya.

Namun, lanjutnya, bukan berarti pihak Suzuki tidak sedang mempersiapkan pengembangan motor listrik di masa mendatang, yang bebas suara dan polusi.

Baca juga:  IIMS Motobike Show 2020 Tetap Digelar di Tengah Pandemi

“Kami justru fokus pada model penjualan tahap baru, tanpa adanya kontak fisik antara pihak dealer dan konsumen,” tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa biaya akuisisi dengan pihak lain dibandingkan dengan pengembangan kendaraan konvensional terus menjadi perhatiannya. Jadi, saat dan ketika konsumen siap membeli (motor listrik), Suzuki akan hadir di pasar karena sudah siap akan hal itu (teknologi motor listrik).

“Dengan kata lain, motor listrik masih terlalu mahal saat ini dan konsumen urung untuk membelinya. Hal inilah yang memutuskan kami untuk tidak membuatnya. Setidaknya untuk saat ini,” tegasnya.

Handa pun mencontohkan bahwa Harley Davidson mungkin menjadi perumpamaan dari pabrikan motor yang coba menggarap teknologi listrik dan tersandung pada banderol yang setinggi langit.

Seperti diketahui, LiveWire saat ini dijual seharga US$30.000, terbukti mematikan penjualannya bahkan bagi para pecinta moge asal Amerika Serikat itu.

Sampai di sini tentu jelas, Suzuki tidak akan mau mengambil risiko tersebut. Terlebih saat ini penjualannya cukup terseok-seok dampak dari pandemi. [dp/MTH]