RI 1 Lepas Ekspor Grup Astra ke Pasar Global | dapurpacu.id

RI 1 Lepas Ekspor Grup Astra ke Pasar Global


DAPURPACU – Astra Group melakukan seremoni pelepasan ekspor ke pasar global. Langkah ini dilakukan untuk mendukung ekspor nonmigas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemi ini.

Dengan inisiatif bersama antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan sektor usaha, bertujuan juga untuk meningkatkan ekspor UKM, menjaga loyal buyers, meningkatkan investasi, serta menumbuhkan ekonomi nasional di tahun depan.

Pelepasan ekspor dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/12) lalu.

PT Astra Otoparts Tbk (AOP), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) merupakan bagian dari Grup Astra yang berpartisipasi.

Dan pada agenda ini, AOP mengekspor komponen otomotif untuk pasar suku cadang pengganti (replacement market) dan segmen pabrikan (original equipment manufacturer/OEM).

Sementara Daihatsu mengekspor kendaraan Gran Max, sedangkan IAMI mengekspor kendaraan komersialnya, yakni Isuzu Traga, yang peresmian ekspor perdananya ke Filipina telah dilaksanakan pada Desember 2019.

Baca juga:  Mobil Bekas Daihatsu Masih Dibidik Masyarakat di Saat Pandemi

Presiden Jokowi mengatakan, salah satu kunci perbaikan perekonomian nasional adalah dengan meningkatkan ekspor, karena dapat menambah devisa negara dan mengurangi defisit transaksi berjalan di Indonesia.

“Kita tidak boleh menyerah dan harus lebih jeli melihat peluang yang masih terbuka lebar. Masih banyak potensi ekspor yang sangat besar, baik dari sisi keragaman produk, volume dan kualitas,” jelasnya.

Menurut Jokowi, kunci diraihnya segala potensi-potensi tersebut adalah harus proaktif dan jangan pasif. Dia pun yakin dengan aktivitas ini sektor usaha dapat melewati kondisi ini.

“Diharapkan partisipasi Grup Astra pada ekspor bisa mendukung program pemerintah di sektor nonmigas, juga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Agus Suparmanto dan pejabat eselon I Kementerian Perdagangan, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di wilayah masing-masing.

Pelepasan Ekspor Dari 14 Kota
Pelepasan ekspor dilakukan secara serentak dan ‘hybrid’ oleh sekitar 133 perusahaan dari berbagai sektor di 14 kota di Indonesia.

Baca juga:  Mobil Bekas Daihatsu Masih Dibidik Masyarakat di Saat Pandemi

Kota-kota tersebut seperti Lhokseumawe, Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Samarinda, Makassar dan Sorong.

Adapun produk-produk yang diekspor bervariasi, mulai dari otomotif dan komponen, hasil bumi, makanan dan minuman, alutsista hingga jamu. [dp/MTH]