Pertamina Tuntaskan Target 243 Titik BBM Satu Harga | dapurpacu.id

Pertamina Tuntaskan Target 243 Titik BBM Satu Harga


DAPURPACU – Bertepatan dengan hari jadinya yang ke-63, PT Pertamina akhirnya menuntaskan target Program BBM Satu Harga sebanyak 243 titik, di seluruh pelosok Tanah Air.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, Pertamina berkomitmen terus menyelesaikan berbagai penugasan Pemerintah, salah satunya menuntaskan target pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga.

Meski begitu, lanjut Fajriyah, memang terdapat beberapa kendala dan keterbatasan dalam proses pembangunannya di tengah kondisi pandemi Covid 19 saat ini.

“Namun, Pertamina mampu mempersembahkan BBM Satu Harga sebagai kado HUT ke-63 dengan memastikan penyaluran BBM di wilayah 3T semakin meluas,” imbuhnya.

Dia menambahkan, sesuai peta jalan (roadmap), hingga 2024 Pertamina menargetkan pembangunan BBM Satu Harga hingga 500 titik. Pada SPBU 3T ini, tersedia produk Premium, Pertalite, Pertamax, Solar, serta Dexlite.

“Kami optimis pada periode 2021 – 2024 target pembangunan BBM Satu Harga akan terus bertambah, sehingga masyarakat dapat menikmati harga BBM yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Baca juga:  Kilang Pertamina Cilacap Optimalkan Produksi Pertalite

Sejak mulai beroperasi, diklaim masyarakat tidak lagi harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan BBM, di mana harga untuk jenis Premium dan Solar sudah sama secara nasional, yaitu Rp6.450/liter dan Rp5.150/liter.

Bahkan untuk menjangkau lokasi yang sulit, Pertamina memanfaatkan hampir semua moda transportasi mulai udara, laut dan darat. Di wilayah kepulauan misalnya, Pertamina menggunakan moda kapal laut.

Sedangkan bagi wilayah yang sulit dijangkau dengan moda darat atau mobil tangki, seperti di Kalimantan dan Papua, Pertamina menggunakan alternatif pengangkutan BBM jenis Pesawat ATR dengan kapasitas 4.000 liter.

“Penggunaan moda pesawat dan kapal laut itu setelah dilakukan pengiriman BBM dengan mobil tangki dari titik suplai Integrated Terminal di wilayah terdekat dengan lembaga penyalur,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sejak mendapat penugasan dari Pemerintah untuk membangun lembaga distribusi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) periode 2017 – 2019, sebanyak 160 titik telah diselesaikan Pertamina.

Baca juga:  Kilang Pertamina Cilacap Optimalkan Produksi Pertalite

Untuk tahun ini, Pertamina telah mengoperasikan BBM Satu Harga di 83 titik, yang tersebar di Aceh, Riau & Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan NTB.

Kemudian di NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku & Maluku Utara, serta Papua & Papua Barat sebanyak 20 titik. [dp/MTH]