All New Ertiga Jadi Model Pertama Suzuki Diekspor Dari Patimban | dapurpacu.id

All New Ertiga Jadi Model Pertama Suzuki Diekspor Dari Patimban


DAPURPACU – Akhirnya, Pelabuhan Patimban resmi dioperasikan dalam upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan dibukanya pelabuhan itu, memiliki peranan penting dalam perdagangan internasional.

Prosesi pembukaan pelabuhan yang berada di Subang, Jawa Barat, ini dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Nantinya, Pelabuhan Patimban bakal menjadi pusat lalu lintas ekspor-impor untuk berbagai sektor.

Dalam sambutannya secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Jokowi mengatakan Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi jalur kegiatan ekspor-impor yang dapat bersaing di pasar global.

Pelabuhan ini dibangun di atas lahan seluas 300 hektar dengan target kapasitas 7 juta peti kemas atau TEUs, dan kapasitas car terminal yang dapat menampung 600 ribu unit kendaraan CBU per tahunnya.

Gaikindo pun mengatakan pelabuhan ini akan mendukung industri otomotif, terlebih jika nantinya ada peningkatan ekspor atau kenaikan volume penjualan domestik kendaraan bermotor.

Bersamaan dengan acara itu, turut pula dilakukan seremoni ekspor 140 unit mobil ke Brunei Darussalam. Dan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) turut ambil bagian dengan mengekspor All New Ertiga.

Baca juga:  Suzuki Bakal Sediakan Unit APAR di Semua Model

Seiji Itayama, President Director PT SIM mengatakan, Suzuki Indonesia terus mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memulihkan dan mempercepat laju perekonomian, salah satunya melalui sektor otomotif.

“Suatu kehormatan bagi Suzuki dapat terlibat langsung dalam acara soft launching Pelabuhan Patimban, dengan mengekspor All New Ertiga yang juga diproduksi di Cikarang, Jawa Barat,” imbuhnya.

Itayama menuturkan, tingginya minat negara lain, termasuk Brunei Darussalam terhadap produk MPV andalannya tersebut memang sangat beralasan. Pasalnya, mobil ini terus berkontribusi besar pada ekspor Suzuki.

Tercatat sejak Januari – November 2020, produk yang menggunakan komponen lokal hingga lebih dari 85% ini berkontribusi sebesar 44,5% untuk ekspor Suzuki, baik CBU maupun CKD.

Itayama mengakui, saat ini pengapalan kendaraan masih dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, termasuk lini model Suzuki yang diekspor ke beberapa negara.

Di sisi lain, adanya Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan baru cukup strategis dengan salah satu pabrik CBU Suzuki di wilayah Cikarang, Jawa Barat.

Baca juga:  Unit Mobil Suzuki VIN 2021 Sudah Dibekali Perangkat APAR

“Diharapkan dapat membantu mengoptimalkan kegiatan kami sebagai APM industri otomotif, dalam upaya berkontribusi kepada perekonomian nasional melalui ekspor,” tutup Itayama. [dp/MTH]