Lulus Uji Tipe, Bus Higer Mulai 'Rayu' PT Transjakarta | dapurpacu.id

Lulus Uji Tipe, Bus Higer Mulai ‘Rayu’ PT Transjakarta


DAPURPACU – PT Higer Maju Indonesia (HMI), Eksklusif Distributor dan Manufakturing untuk bus bermerek Higer di Indonesia, berupaya agar produk bus bermesin listrik milkinya dapat memikat hati PT Transjakarta.

Bermodalkan desain lower deck dengan baterai berkapasitas besar, Higer berharap bisa ‘dilirik’ untuk menjadi salah satu armadanya. Meski begitu, PT HMI mengeklaim bus Higer telah mengikuti pengujian selama dua pekan terakhir.

Disebutkan bahwa dari hasil tersebut, bus Higer sudah lulus uji type (SUT) dari Kementerian Perindustrian. Keunggulan utamanya yaitu kapasitas baterai sebesar 385 kWh, yang mampu berjalan hingga 300 km, dengan lama pengisian ulang baterai sekitar 3-4 jam.

“Bus listrik Higer hadir di Indonesia dan siap mendukung TransJakarta dalam pengadaan kendaraan umum ramah lingkungan, dengan keunggulan kapasitas baterai besar dan pengisian daya yang singkat,” kata Antonius R Ismanto, Direktur Utama HMI.

Meski kapasitas baterai tergolong besar, namun diklaim bobot kosongnya hanya berkisar 13 ton atau serupa dengan bus kompetitor dengan kapasitas baterai lebih kecil.

Dengan konfigurasi tersebut menghasilkan torsi lebih besar dari bus-bus bermesin konvensional yang beredar di Indonesia, yakni tenaga 193 hp dan torsi 3.300 Nm.

Sebagai informasi, dengan kapasitas duduk hingga 34 jok, Higer merupakan bus asal Tiongkok. Sepak terjangnya pun tergolong mumpuni di pasar global, di mana bus ini sudah diekspor ke lebih dari 100 negara.

Negara-negara itu seperti Asia, Timur Tengah, Afrika, Rusia, Eropa Timur dan Amerika. Bahkan pada 2015, Higer mendapatkan penghargaan ‘China Top Brand’ untuk kategori produk bebas inspeksi nasional.

Di Indonesia sendiri, PT HMI resmi ditunjuk untuk memberikan layanan purnajual baik dari sesi servis maupun komponen suku cadangnya.

“Penyediaan bus listrik Higer di Indonesia ini sejalan dengan visi pemerintah. Kendaraan yang bebas polusi gas buang atau Zero Emission dan bebas polusi suara karena bus listrik Higer berjalan dengan senyap,” kata Antonius.

“Penyediaan bus listrik Higer di Indonesia ini sejalan dengan visi pemerintah untuk kendaraan ramah lingkungan,” tutup Antonius. [dp/MTH]