Rhenald Kasali: 5 Hal ini Jadi Pegangan Seorang Leader | dapurpacu.id

Rhenald Kasali: 5 Hal ini Jadi Pegangan Seorang Leader


DAPURPACU – Bagaimana pun peran pemimpin sangat menentukan arah perjalanan perusahaan, terutama saat melewati kondisi menantang setahun belakangan. Di sini, peran dan karakter seorang pemimpin dapat dilihat.

Seorang leader dituntut mampu memberikan arah baru bagi bisnis yang dijalankan, serta harus mempunyai jiwa sebagai pelayan, pengayom, dan penerang jalan.

Dari situlah seorang pemimpin dituntut untuk bekerja lebih keras, bertanggung jawab, lebih berempati dan bisa memberikan dukungan kepada seluruh sumber daya manusia yang dimilikinya.

Hal itu diungkapkan oleh Prof. Rhenald Kasali Ph.D, Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia di acara Monthly Business Clinic (MOBIC) FIFGroup yang diadakan secara virtual, Selasa (19/1) lalu.

Mengangkat tema ‘Agent of Change: Leader’s Role in Optimizing Opportunities’, dia memberikan kiat-kiat untuk seorang pemimpin dalam beradaptasi dengan kondisi saat ini mulai dari bagaimana menyikapi situasi pandemi, membentuk pola pikir seorang pemimpin dan juga melihat sebuah peluang untuk terus maju kedepannya.

Baca juga:  FIFGroup Gelar Spektra Fair di 30 Kota ini

“Pemimpin dituntut untuk bekerja lebih keras, bertanggung jawab, lebih berempati dan bisa memberikan dukungan serta arah baru,” ungkap Founder of Rumah Perubahan itu.

Menurutnya, saat ini Indonesia mengalami Double Disruption, yaitu perubahan mendasar di kehidupan yang disebabkan teknologi dan juga pandemi.

Selain itu, terjadinya Rethinking the Firm yang terjadi secara meluas, sehingga dibutuhkan kecerdasan-kecerdasan baru untuk bisa menghadapi ketidakpastian yang terjadi.

“Menghadapi pandemi itu bagi leader ada 5 hal yang bisa dilakukan untuk tetap agile dalam kondisi saat ini. Keep it Relevant, kita harus bisa senantiasa beradaptasi dengan perubahan bagaimanapun, menjaga mindset untuk selalu positif dan mau investasi untuk mempelajari keahlian baru dari manapun sepanjang kita hidup,” tuturnya.

Menurut dia, leader juga harus bisa responsif terhadap perubahan pada konsumen dengan menggunakan cara-cara baru, produk baru dan layanan baru.

“Leader dalam konsepnya adalah penentu arah yang membawa angin perubah serta ide-ide dan menentukan arah baru terutama dalam kondisi ini. Sementara manager, seseorang yang selalu melakukan pekerjaan yang bersifat rutin,” imbuhnya.

Baca juga:  FIFGroup Fest Kembali Digelar Bulan ini Untuk Warga Banten

Rhenald memperkirakan bisnis atau usaha yang berpeluang di era new normal adalah bidang yang berkaitan dengan digitalisasi, teknologi dan robot, ekosistem dan lingkungan, serta energi alternatif.

Sementara dari kacamata FIFGroup, menurut Margono Tanuwijaya, pentingnya peran seorang pemimpin selain sebagai sosok yang memberikan motivasi kepada timnya, seorang pemimpin juga harus bisa menjadi panutan.

Selain itu, Margono juga mengingatkan untuk tetap fokus dalam mencapai target yang sudah ditentukan dan terus menjadi pribadi yang proaktif, produktif, menerima dan beradaptasi dengan perubahan.

“Seorang leader harus mampu berubah dan agile serta memiliki sense of crisis yang tinggi,” ujar Margono, disela sambutannya pada program Human Capital Division itu.

“Pemimpin haruslah menjadi sosok yang mampu menjadi panutan. Saya mengingatkan untuk tetap fokus bersama tim dalam mencapai target yang telah kita tentukan bersama,” tutup Margono.

Acara MOBIC rutin digelar oleh FIFGroup setiap bulannya untuk memberikan gambaran atas proses kerja yang dilakukan dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. [dp/MTH]