Target TAG Heuer Porsche Formula E Team Huni Lima Besar | dapurpacu.id

Target TAG Heuer Porsche Formula E Team Huni Lima Besar


DAPURPACU – Kejuaraan dunia Formula E ABB FIA berlanjut akhir pekan ini di Roma, Italia. Di putaran ketiga ini, tim TAG Heuer Porsche Formula E berupaya untuk mengukir poin lebih baik.

Mengandalkan Porsche 99X Electric, Pascal Wehrlein dan André Lotterer bakal membangun performa yang kuat dengan menargetkan hasil positif di seri ketiga ini.

Untuk debutnya bersama Porsche, Pascal memulai balapan dari grid depan dan bakal bersaing dengan 22 pebalap dari 11 tim yang ikut berlaga. Sementara bagi Andre, ajang kali ini menjadi musim keduanya bersama TAG Heuer Porsche Formula E.

“Di Diriyah, kecepatan dasar Porsche 99X Electric kami ada di sana. Kami dapat membangun ini untuk Roma,” kata Amiel Lindesay, Kepala Operasi Formula E.

“Tetap saja, kami tidak dapat melupakan, meskipun ini adalah musim kedua kami, sejauh ini kami baru memperebutkan enam pertandingan. Persaingan dalam kejuaraan dunia yang diperebutkan dengan panas ini sangat ketat,” tambahnya.

Usai finis ke 5 dan 10 pada seri Diriyah, Pascal mengklaim telah menunjukkan potensi meski ‘berstatus’ debutan di tim besutan Porsche itu. Meski begitu diakuinya ada kendala yang harus dihadapinya.

“Kami sangat kuat pada sesi kualifikasi, tapi kurang memiliki kecepatan di race. Kami telah membuat beberapa peningkatan untuk seri Roma, dan jika kami berhasil menerapkannya dalam balapan, saya rasa semuanya mungkin,” ucapnya.

Soal layout lintasan yang baru di E-Prix Roma, dapat dikatakan menjadi sirkuit tersebut yang terpanjang kedua dalam sejarah Formula E. Dibandingkan di 2019, saat balap Formula E terakhir kali dilombakan di sana, empat putaran 90 derajat dan satu chicane telah ditambahkan.

Pascal Wehrlein, TAG Heuer Porsche Formula E Team

Total ada 19 tikungan yang harus dihadapi pebalap, sementara jalur lurus di sepanjang Via Cristoforo Colombo sedikit diperpendek.

“Trek baru sama sekali tidak terlihat seperti trek lama,” tutur André. “Jadi, bukan kerugian besar bahwa tim kami tidak pernah mengemudi di Roma. Pasti menyenangkan,“ jelas Pascal.

Amiel memaparkan, trek baru ini berkarakter cepat dan menantang dengan permukaannya yang bergelombang. Untuk itu, pebalap kami harus cepat beradaptasi dengan itu.

Menurutnya, tim hanya punya sedikit waktu untuk mengubah setingan mobil sebelum balapan dimulai. Dan setingan yang sesuai akan penting diraih untuk meraih baseline terbaik.

“Hal utama bagi kami adalah membiasakan diri dengan trek itu dan menemukan pengaturan yang ideal untuk Porsche 99X Electric untuk balapan nanti,” pungkas Amiel. [dp/MTH]