Enam Kealpaan Pemilik Mobil ini Bikin Ban Cepat Aus | dapurpacu.id

Enam Kealpaan Pemilik Mobil ini Bikin Ban Cepat Aus

Cek kondisi ban dengan melihat tekanan anginnya.

DAPURPACU – Ban menjadi komponen penting dari kendaraan. Terlebih untuk mobil, dimana salah satu fungsinya menopang beban baik dari bobot keseluruhan mobil hingga yang ada di dalamnya.

Ada banyak perilaku yang harus dilakukan dalam perawatan komponen ini, salah satunya adalah menjaga kondisi keausan telapak ban mobil merata dengan memperhatikan fisiknya.

Banyak kejadian telapak ban mengalami keausan tidak merata padahal masih layak pakai dan belum memasuki masa penggantian, seperti habis hanya pada satu sisi tertentu, sementara sisi lain dalam kondisi baik.

Keausan yang tidak merata pada telapak ban bisa membuatnya kehilangan daya cengkeram ke jalan dan berakibat fatal jika mengalami masalah seperti aquaplaning.

“Telapak ban mobil bisa aus secara tidak merata dan memicu kecelakaan jika Anda tidak rajin merawatnya,” kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Nur Imansyah menegaskan, sebenarnya merawat ban mobil supaya lebih awet tidaklah sulit, tapi sayang banyak yang alpa karena sibuk atau tidak sempat.

Baca juga:  Auto2000 Salurkan Lebih dari 23.000 Paket Sembako

Untuk itu, selagi beraktivitas di rumah di masa PPKM Darurat, Anda dapat mempelajari sebab telapak ban cepat aus dan kiat mengatasinya. Berikut solusi yang diberikan Auto2000:

1. Tekanan Udara Ban Kurang
Perlu diketahui, ban tidak hanya berperan sebagai alas penggerak kendaraan, tapi juga tumpuan dari bobot mobil. Akibat tekanan udara yang tidak terjaga membuat dinding ban bekerja lebih berat dan mengalami defleksi berlebihan.

Telapak ban turut mendapatkan tekanan berlebihan sehingga membuatnya cepat aus. Sebaiknya lakukan pengecekan berkala tekanan udara ban minimal satu minggu sekali.

2. Membawa Muatan Berlebihan
Kondisi yang dialami oleh ban sama dengan ketika tekanannya kurang dari rekomendasi pabrikan. Kelebihan beban yang diterima akan diteruskan menuju tapak ban dan membuatnya menerima tekanan terlalu tinggi melebihi batas yang diperbolehkan.

tekanan ban standar pabrikan dapat dilihat di bagian kiri pintu mobil.

Perhatikan muatan atau beban maksimal mobil sesuai dengan yang disarankan pada buku manual perawatan kendaraan.

Baca juga:  Begini Tips Menghadapi Ban Mobil Selip di Jalan Licin

3. Lupa Menjalankan Spooring
Spooring berguna untuk menyetel ulang kaki-kaki setelah sekian lama digunakan, lantaran pemakaian mobil dalam jangka waktu panjang bisa membuat penyimpangan pada roda akibat pergerakan pada komponen kaki-kaki.

Efeknya akan berpengaruh pada kerja roda yang tidak seimbang dan habisnya telapak ban secara tidak merata. Lakukan spooring dan balancing secara berkala.

4. Kaki-Kaki Mobil Rusak
Kerusakan pada komponen kaki-kaki mobil seperti shock absorber yang bocor dapat berimbas pada kinerja ban yang tidak lagi optimal. Akibatnya, ada sisi ban yang mendapatkan beban berlebih sehingga membuat telapak ban lebih cepat aus.

Pengecekan kaki-kaki mobil dan spooring ban mobil sewaktu melakukan servis berkala dapat mengetahui potensi kerusakan dan mencegahnya.

5. Tidak Melakukan Rotasi Ban
Rotasi ban dilakukan untuk menjaga keseimbangan tingkat keausan semua ban mobil supaya telapak ban menipis secara merata dan bertahap. Sebaiknya Anda melakukan rotasi ban setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.

Baca juga:  Berikut Harga Baru Unit Toyota Hingga Desember 2021

Bagi Anda pemilik mobil Toyota, bisa memanfaatkan layanan THS – Auto2000 Home Service yang dipanggil untuk servis berkala di rumah dan melakukan rotasi ban sesuai prosedur.

6. Perilaku Berkendara di Jalan
Gaya mengemudi agresif, seperti sering menekan pedal gas hingga habis atau mengerem mendadak, dapat membuat telapak ban mobil cepat termakan akibat gesekan dengan permukaan jalan.

Termasuk menikung atau berpindah lajur tiba-tiba, yang membuat ban harus bekerja keras menjaga keseimbangan mobil. Imbasnya, tapak ban akan lebih cepat kalah sehingga aus dan berujung rusak sebelum waktunya.

Oleh karenanya, jaga perilaku berkendara di jalan untuk mencegah ban mobil cepat aus. [dp/MTH]